Makassar (ANTARA News) - Seorang polisi Interkam Polsek Tallo Makassar berpangkat Brigadir Polisi (Brigpol) Sudarmasyah, tertangkap tangan membawa Sabu-sabu seberat 10 gram saat membesuk tahanan di Rutan Makassar, Jumat.

Petugas jaga Rutan Makassar Azikin menyebutkan, oknum polisi tersebut memaksa masuk untuk menjenguk tahanan diketahui bernama Rahman Jumjum terlibat kasus pembunuhan, saat ingin digeledah oknum tersebut mengelak.

"Saya lihat dia membawa plastik merah, saat mau diperiksa dia menolak, ketika dipaksa untuk diperiksa akhirnya kami menemukan sabu-sabu disaku jaketnya berwarna biru itu kemudian kami tangkap," tuturnya kepada jurnalis.
Dia mengaku seorang polisi di Polsek Tallo, Polrestabes Makassar lanjutnya, kemudian menujukkan Kartu Tanda Anggota dengan beralasan akan menjenguk mantan tahanannya di Polres Tallo.

"Katanya mau membesuk Rahman Jumjum warga binaan rutan karena mantan tahanannya, siapapun dia kalau terlibat kasus narkoba kami pasti tangkap dan proses," ungkapnya.

Selang beberapa saat, pihak Polrestabes Makassar langsung mengamankan oknum polisi tersebut untuk diperiksa dan dimintai keterangan. Plastik kresek berwarna merah berisikan makanan serta jaket biru yang dikenakan oknum ini mengantongi narkoba disita petugas.

Sebelumnya, kata Azikin, oknum polisi tersebut datang ke Rutan Makassar sekitar pukul 10:55 Wita menjelang shalat Jumat. Petugas jaga sudah menaruh curiga atas gerak-gerik oknum polisi itu, kemudian digeledah secara paksa dan ditemukan sabu-sabu seberat 10 gram.

Bahkan sebelumnya petugas gabungan dari Rumah Tahanan Klas I Makassar dan Satuan Narkoba Polrestabes Makassar melakukan penggeledahan secara mendadak di Blok Khusus Narkoba Rutan Makassar pada Senin (10/9).

Dua orang diamankan dan lima gram sabu-sabu, serta empat unit handphone disita petugas. Dalam pengeledahan di Blok C2 kamar 3 petugas menemukan 26 paket sedang dan kecil narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Tallo Kompol Frans Tendean saat dikonfirmasi enggan berbicara banyak dan belum mengetahui secara pasti apakah ada anggotanya terlibat peredaran narkoba jenis Sabu-sabu yang kedapatan di Rutan Makassar. "Saya belum tahu, kalau itu benar maka akan ditidak sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.  (T.KR-DF/S016)