Dirut PTPN Persero bekali puluhan calon karyawan

id ptpn,dirut bekali calon karyawan

Para pimpinan PTPN pada pembekalan dan pendampingan calon pegawai di Makassar, Kamis (20/9) (Istimewa)

Setelah menjalani magang 2 bulan, selanjutnya dievaluasi untuk menentukan penempatan di unit usaha PTPN XIV yang tersebar di 7 provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara XIV (Persero) Makassar memberikan pembekalan sekaligus pendampingan kepada 43 calon karyawan sebelum mengikuti magang di perusahaan tersebut.

Humas PTPN XIV A Bahrun M di Makassar, Kamis, mengatakan puluhan calon karyawan yang masih bertahan dan menjaga peluang untuk bergabung dalam perusahaan Persero itu berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

"Direktur Utama PTPN XIV Doni P Gandamihardja berharap para calon karyawan itu mampu menyesuaikan diri dengan suasana kerja di unit usaha PTPN XIV," katanya.

Sebanyak 43 calon karyawan itu merupakan hasil seleksi dari sebanyak 3.629 pelamar dan dari seluruh pelamar yang masuk, kata dia, hanya sebanyak 2.606 pelamar yang memenuhi persyaratan.

Selanjutnya ribuan pelamar itu mengikuti seleksi dan terpilih sebanyak 971 orang dan akhirnya kembali disaring untuk menjadi calon karyawan PTPN XIV hingga tersisa 43 orang saja.

Ia menjelaskan, calon karyawan dimaksud akan menjalani magang (on the job training) selama 2 bulan di tiga tempat berbeda yakni di Kantor Direksi PTPN XIV Makassar, di Pabrik Gula Takalar dan di PKS Burau Luwu Timur.

 "Setelah menjalani magang 2 bulan, selanjutnya dievaluasi untuk menentukan penempatan di unit usaha PTPN XIV yang tersebar di 7 provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI)," jelasnya.

PTPN XIV merupakan sebuah perusahaan perkebunan dengan wilayah kerja meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, NTT, Maluku, dan Maluku Utara.

PTPN XIV merupakan salah satu dari 14 buah PT Perkebunan Nusantara yang merupakan penggabungan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang pertanian/perkebunan di Kawasan Timur Indonesia.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar