Gubernur lantik bupati-wakil bupati Polewali Mandar

id ali baal masdar,gubernur sulbar,pelantikan bupati polewali mandar,andi ibrahim masdar

Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar melantik secara resmi Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar dan Wakil Bupati Muh Natsir Rahmat, periode 2019-2024 di Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (8/1/2019). (ist)

Mamuju (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar melantik secara resmi Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar dan Wakil Bupati Muh Natsir Rahmat, periode 2019-2024.

Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Polewali Mandar 2018 tersebut berlangsung di ruang Auditorium Lantai IV Kantor Gubernur Sulbar, Selasa. "Tolong bantu kami mewujudkan Sulbar yang besar, bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Begitupun semua para bupati se-Sulbar," kata Ali Baal Masdar.

Terpilihnya bupati dan wakil bupati pascapilkada serentak di dua kabupaten di Sulbar, yakni Kabupaten Polewali Mandar dan Mamasa menurut Gubernur, merupakan suatu prestasi dan pembelajaran baru bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, segala perbedaan pendapat yang timbul di pesta demokrasi tersebut merupakan hal yang lumrah dan biasa terjadi. "Sehingga, diharapkan kepada bupati dan wakil bupati terpilih agar penyelenggaraan pemerintahan tidak diwarnai perbedaan-perbedaan serta mampu kembali menyatukan hati warga masyarakat Polewali Mandar ke depan. Bupati terpilih Andi Ibrahim ini pintar cari wakil, tidak perlu susah-susah, tidak perlu berantem. Jadi wakilnya tetap dan terus bersama-sama," ucap Ali Baal Masdar.

Sebagai kepala daerah lanjut Gubernur, diperlukan kerja keras demi menghadapi tantangan berat di masa mendatang sehingga mampu menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat disusul memberikan perhatian dan komitmen dalam mengentaskan kemiskinan serta mampu memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang maksimal bagi warga masyarakat.

"Dan tidak kalah penting, senantiasa melakukan koordinasi yang baik kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sebagaimana yang telah diatur dalam undang-undang peraturan pemerintah. Sebagai pemimpin yang amanah, proses pendekatan kepada Tuhan harus selalu dijaga guna mendapat ridho Sang Ilahi demi sebuah kerja dan karya yang tidak hanya berhasil di dunia tetapi berlaku di akhirat," papar Ali Baal Masdar.

Gubernur mengatakan dalam menjalankan sebuah pemerintahan hendaknya mampu menjalankan amanah pemerintahan yang agamais, bersih, berwibawa tanpa adanya KKN, selain itu juga mampu mencegah segala hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI. "Begitupun jabatan yang telah dicapai jangan dijadikan sebagai alat politisasi kekuatan demi meraih keuntungan pribadi dan kelompok," ujar Ali Baal Masdar.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar masa bhakti 2019-2024 itu turut dihadiri, Wakil Gubernur Sulbar Enny Angraeni Anwar, Ketua DPRD Fitri Amelia Aras, Sekprov Muhammad Idris, Danrem 142 Tatag Kolonel Infanteri Muh Taufiq Shobri, Kapolda Brigjen Polisi Baharudin Djaffar, para bupati dan wakil bupati se-Sulbar, Raja Mamuju Andi Maksun Dai, anggota DPRD Sulbar, para pimpinan vertikal serta para pimpinan OPD lingkup pemerintah provinsi setempat.

Pasangan Andi Ibrahim Masdar dan Muh Natsir Rahmat (AIM-beNAR) ditetapkan sebagai pemenang Pilkada Polewali Mandar oleh KPU melalui rapat pleno rekapitulasi dan perhitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada 4 Juli 2018.

Pasangan nomer urut 2 yang diusung PDI-P, Gerindra, PKB, PAN, PKS dan Golkar dan PKPI berhasil meraih 55,34 suara atau 121.328 suara dari 219.217 suara sah yang terhitung. Sedangkan lawannya, yakni pasangan Nomer 1, ?Salim S Mengga-Marwan (Salim-Marwan) yang diusung koalisi Partai Demokrat, PPP dan Nasdem, hanya meraih 97,889 suara atau 44,65 persen.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar