253 calon haji majene ikuti pra manasik

id pra Manasik Haji,Kemenag Sulbar,Majene

Ilustrasi LATIHAN MANASIK HAJI . ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/foc/15.

"Pra manasik haji mandiri ini dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan yang rencananya berakhir bulan April sehingga awal Mei 2019 sudah dapat dilaksanakan manasik haji secara resmi oleh Kemenag Majene," terang Hasyim.
Mamuju (Antaranews Sulsel) - Sebanyak 253 calon haji di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat akan mengikuti pra manasik haji mandiri.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Majene H Hasyim, Jumat mengatakan, bimbingan pra manasik haji mandiri itu akan dilaksanakan pada Minggu (13/1) dengan diikuti 253 calon haji.

"Semua calon haji tentu mengharapkan pelaksanaan ibadah haji yang ditunaikannya dapat berlangsung dengan lancar sehingga menjadi haji mabrur. Namun untuk mencapai keinginan tersebut tidaklah mudah khususnya bagi Penyelenggara Haji dan Umrah. Olehnya itu, pelaksanaan manasik haji ini adalah menjadi ?tanggung jawab bersama," kata Hasyim.

Ia mengatakan pelaksanaan pra manasik haji mandiri khususnya di Kabupaten Majene, sudah dilaksanakan untuk tahun ketiga 

"Inisiator pra manasik haji itu adalah mantan Kasi PHU A Amrullah Aqil bersama jamaah calon haji yang dilanjutkan sampai sekarang. Adapun pembiayaannya ditanggung oleh calon haji sendiri," ujar Hasyim.

Seksi PHU Kantor Kemenag Majene lanjutnya, tetap mendampingi dan memfasilitasi, baik teknik pelaksanaan, narasumber maupun tempat pelaksanaan.

"Sehingga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik selain itu sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat," ucapnya. 

"Pra manasik haji mandiri ini dilaksanakan sebanyak delapan kali pertemuan yang rencananya berakhir bulan April sehingga awal Mei 2019 sudah dapat dilaksanakan manasik haji secara resmi oleh Kemenag Majene," terang Hasyim.

Ia berharap agar calon haji memanfaatkan waktu sebaik-baiknya mengikuti kegiatan pra manasik haji tersebut sehingga dapat memahami dengan utuh tentang pelaksanaan ibadah haji. 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar