NTP petani Sulbar turun 1,31 persen

id Ntp Sulbar,turun, Mamuju, Sulbar

BPS (Ist)

"Deflasi tersebut secara umum dipicu oleh indeks harga kelompok pengeluaran bahan makanan dan indeks harga kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang mengalami penurunan," katanya.
Mamuju (ANTARA) - Mamuju (ANTARA) - Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Barat Februari 2019 sebesar 109,15 atau turun 1,31 persen dibandingkan NTP Januari 2019. 
   
"Untuk skala nasional, NTP bulan Februari 2019 sebesar 102,94 juga turun sebesar 0,37 persen dibandingkan bulan Januari 2019, dan mengalami deflasi perdesaan sebesar 
0,29 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulbar, Suntono di Mamuju, Senin. 

Ia mengatakan, NTP Sulbar menurut subsektor tercatat untuk Subsektor tanaman pangan (NTP-P) 102,62, subsektor hortikultura (NTP-H) 115,67, subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-R) 112,14, subsektor peternakan (NTP-T) 105,58 dan subsektor perikanan (NTN) 110,41.

Menurut dia,  hasil pemantauan harga konsumen perdesaan menunjukkan terjadinya deflasi perdesaan di Sulawesi Barat pada Februari 2019 sebesar 0,16 persen.

"Deflasi tersebut secara umum dipicu oleh indeks harga kelompok pengeluaran bahan makanan dan indeks harga kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang mengalami penurunan," katanya. 
   
Menurut dia deflasi di daerah perdesaan terjadi di 26 provinsi di Indonesia, tertinggi di Bali sebesar 0,91 persen dan terendah di Gorontalo sebesar 0,04 persen. 
     
Sedangkan 6 Provinsi lainnya mengalami inflasi, tertinggi di NTT sebesar 0,48 dan terendah di Papua Barat sebesar 0,11. 
     
Sementara itu Sulawesi Tengah Cenderung stabil atau tidak mengalami perubahan  Sulawesi Barat menempati urutan ke-23 dari 26 provinsi yang mengalami deflasi perdesaan.
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar