Satgas Pangan Bangka Barat segera tindak pengecer gas bersubsidi

id satgas pangan bangka barapemantauan distribusi gas bersubsisdi

Satgas Pangan Bangka Barat segera tindak pengecer gas bersubsidi

Ilustrasi - Gas elpiji (Antaranews)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Pangan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung segeraa menindak tegas pemilik toko yang mengecer gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram karena menyalahi aturan.

"Sesuai aturan, yang berhak menjual gas elpiji ukuran tiga kilogram adalah pangkalan resmi dan tidak dibenarkan didistribusikan ke pedagang pengecer," kata Ketua Tim Satgas Pangan Kabupaten Bangka Barat, AKP Rais Muin di Mentok, Jumat.

Menurut dia, dalam distribusi gas elpiji bersubsidi yang diperuntukkan bagi warga miskin tersebut pemerintah sudah mengingatkan para pengelola pangkalan resmi yang bertugas sebagai penjual terakhir kepada para konsumen.

"Pangkalan yang berhak adalah pangkalan resmi dan dipasang plang papan nama sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Ia menambahkan, para pengelola pangkalan juga diwajibkan untuk memasang papan bertuliskan harga eceran tertinggi sesuai ketentuan Peraturan Gubernur Babel.

Selain itu, pengelola pangkalan juga harus selektif dalam melakukan penjualan dan hanya melayani warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, bukan untuk dijual kembali atau diecerkan.

"Jika terjadi penyalahgunaan kami akan lakukan penindakan tegas, Polisi atau penyidik PPNS perdagangan bisa melakukan penyidikan apabila didapati penyalahgunaan," katanya.

Tim Satgas Pangan Kabupaten Bangka Barat akan terus melakukan pengawasan agar distribusi gas elpiji bersubsidi tersebut tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan. 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar