PLN salurkan dana CSR Rp150 juta untuk objek wisata Apparalang

id CSR PLN, Wisata Appalarang

PLN salurkan dana CSR Rp150 juta untuk objek wisata Apparalang

General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu saat menyerahkan bantuan CSR kepada pengelola kawasan objek wisata Appalarang Bulukumba Sulawesi Selatan untuk pengembangan wilayah tersebut, Selasa (22/10/2019). ANTARA/HO-Humas PLN

Makassar (ANTARA) - PT PLN Persero melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) menyalurkan bantuan sosial untuk pengembangan objek wisata Appalarang Tinadung yang berada di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Penyaluran bantuan senilai Rp150 juta itu diserahkan langsung General Manager PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu kepada pengelola objek wisata tersebut di Bulukumba, Selasa, untuk pembangunan sarana gazebo sekaligus gerai PLN dan pembangunan masjid di lokasi wisata.

Kegiatan itu juga dihadiri Bupati Bulukumba H. A. M. Sukri A.Sappewali, Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Sulselrabar Sutarno, serta Manajer PLN UP3 Bulukumba Yus Wastuti.

"Pantai ini sangat alami dan tidak memiliki pesisir seperti halnya Tanjung Bira, Bulukumba yang telah lebih dulu populer. Namun memiliki potensi besar untuk perkembangan wisata," kata Ismail Deu.

Tampak tebing-tebing batu karangnya terlihat kokoh mengelilingi perairan. Laut biru jernih dengan gradasi kehijauan terlihat transparan, sehingga biota yang ada di dasar laut terlihat jelas.

Usai penyerahan bantuan, selanjutnya dilakukan penyalaan listrik di area lokasi wisata agar tempat ini semakin mempesona dan menjadi destinasi yang tidak terlewatkan saat berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Ismail Deu menyebutkan aksi tersebut merupakan komitmen PLN untuk melistriki hingga ke pelosok negeri untuk kemajuan masyarakat.

"Kami berkomitmen PLN hadir untuk melistriki seluruh pelosok," pungkas Ismail.

Pengelola kawasan wisata Appalarang, DR H Andi Amiruddin menyampaikan terima kasih atas kepedulian PLN sehingga sarana dan fasilitas yang ada semakin lengkap dengan adanya masjid, dan tersedianya listrik.

"Semoga dengan tersedianya listrik dan penerangan yang memadai, kawasan wisata seluas 150 hektare ini semakin diminati pengunjung," ucap Andi Amiruddin.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar