Logo Header Antaranews Makassar

PDAM Dirugikan Proyek Bosowa dan Dinas PU

Jumat, 15 April 2011 18:28 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Perusahaan Daerah Air Minum mengaku telah dirugikan dengan adanya proyek dari Bosowa serta Dinas Pekerjaan Umum yang melakukan penggalian.

"Kami dirugikan miliaran rupiah oleh proyek dari Bosowa dan Dinas PU yang melakukan penggalian. Kerusakan akibat penggalian itu semakin memperparah jaringan kebocoran air," ujar Direktur Utma PDAM Makassar Hamsah Ahmad di Makassar, Jumat.

Ia mengungkapkan, saat proyek pembangunan jalan tol mulai dilaksanakan oleh Bosowa, banyak jaringan pipa yang rusak saat itu.

Pihak Bosowa sendiri berjanji akan mengganti kerugian yang dialami perusahaan daerah (Perusda) milik Pemerintah Kota Makassar itu.

Namun setelah proyek pembangunan jalan tol selesai, pihak PDAM Makassar yang saat itu dijabat oleh Tajuddin Noor selaku direktur utama tidak mendapatkan apa-apa yang telah dijanjikan karena perjanjian itu hanya sebatas lisan.

"Inilah yang menjadi kelemahan dari perjanjian lisan itu karena kami dirugikan secara materil dengan banyaknya jaringan pipa yang rusak akibat penggalian," katanya saat memberikan laporan pada rapat evaluasi direksi PDAM di kantor Komisi C DPRD Makassar.

Selain Bosowa yang dituding telah menambah kerugian itu, Dinas PU juga dituding telah merugikan PDAM Makassar.

Dari hasil penggalian yang dilakukan Dinas PU, dirinya mengaku mengalami kerugian sebesar Rp45 miliar lebih.

"Khusus penggalian yang dilakukan Dinas PU, kerugian yang ditimbulkan penggalian itu sebesar Rp45 miliar," katanya.

Ia menuturkan, tingkat kebocoran air bersih dari produksi mencapai angka 49 persen dengan kondisi pipa yang umumnya adalah peninggalan Jepang dan Belanda sehingga dianggap perlu untuk melakukan perbaikan jaringan serta melakukan penggantian. (T.KR-MH/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026