Logo Header Antaranews Makassar

Desa Puncak Sinjai meraih penghargaan tertinggi transaksi nontunai

Rabu, 7 Desember 2022 16:47 WIB
Image Print
Desa Puncak, Sinjai, Sulsel raih penghargaan Desa Akseleratif dari Bank Indonesia Perwakilan Sulsel. ANTARA/HO/Pemkab Sinjai

Makassar (ANTARA) - Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan menyerahkan penghargaan kepada Desa Puncak, Kabupaten Sinjai, Sulsel karena berhasil mencatat transaksi pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB) non tunai tertinggi dari semua desa.

Kepala Bapenda Sinjai Asdar Amal Dharmawan di Makassar, Rabu, mengatakan penghargaan yang diterima daerahnya untuk kategori Desa Akseleratif dengan transaksi non tunai menjadi pendorong untuk terus memacu sistem digitalisasi di Sinjai.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi budaya yang baik sehingga masyarakat akan terbiasa dalam menerapkan pembayaran secara digital," ujarnya.

Asdar Amal mengatakan pemerintah daerah, termasuk dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Sinjai dan Bank Indonesia, serta Bank Sulselbar siap memfasilitasi transaksi pembayaran non tunai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan Causa Iman menyebut realisasi pendapatan pajak pada semester I tahun 2022 di provinsi itu mengalami kenaikan signifikan pada pembayaran pajak tunai serta pajak dan retribusi melalui kanal pembayaran non tunai.

"Untuk pembayaran pajak mengalami peningkatan sebesar 36 persen atau naik dari Rp 25,7 miliar menjadi Rp34,84 miliar," ujar Causa Iman Karana.

Ia juga menyebut penerimaan retribusi non tunai melalui aplikasi QRIS sebesar Rp5.393 persen atau meningkat dari Rp19,94 juta menjadi Rp1,1 miliar pada periode yang sama.

Menurut Causa, dengan dukungan Bank Sulselbar, saat ini sudah terdapat 8.648 QRIS untuk melayani pembayaran pajak dan retribusi di Sulsel meski yang digunakan baru 12,1 persen.

Ia juga mengatakan peran TP2DD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah terlihat hasilnya. Jika dibandingkan semester I 2021 dan semester I 2022, terdapat peningkatan signifikan pada pembayaran pajak.

"Kami akan fokus ke ekosistem ekonomi. Pada tahun ini layanan QRIS akan hadir di 30 pasar tradisional di Sulsel," ucapnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026