Logo Header Antaranews Makassar

Empat Ribu Alumni dalam 47 Tahun

Jumat, 22 November 2013 12:41 WIB
Image Print
WISUDA. Ketua STKIP Muhammadiyah Bulukumba, Drs Djumase Basra MSi, menyalami salah seorang dari 742 wisudawan, pada acara wisuda di Kampus II STKIP Muhammadiyah, Kalammessang, Bulukumba, Kamis, 21 November 2013. Perguruan tinggi yang berdiri pada 196
"Mahasiswa aktif saat ini sebanyak 2.125 orang," katanya, seraya menambahkan bahwa STKIP Muhammadiyah Bulukumba kini membuka empat prodi, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Biologi, dan prodi Pendidikan

Bulukumba, (Antara Sulsel) - Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bulukumba berdiri sejak 1966. Dalam usia 47 tahun tersebut, STKIP Muhammadiyah Bulukumba sudah menghasilkan 4.130 alumni sarjana pendidikan.

Jumlah tersebut sudah termasuk 742 alumni yang diwisuda di Kampus II STKIP Muhammadiyah, Kalammessang, Bulukumba, Kamis, 21 November 2013.

Ke-742 wisudawan tersebut terdiri atas 475 alumni program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 24 alumni prodi Pendidikan Luar Sekolah, dan 244 alumni prodi Pendidikan Biologi.

Ketua STKIP Muhammadiyah Bulukumba, Drs Djumase Basra MSi, mengatakan, perguruan tinggi yang berdiri pada 1966 itu sudah menghasilkan sarjana pendidikan sebanyak 4.130 orang.

"Mahasiswa aktif saat ini sebanyak 2.125 orang," katanya, seraya menambahkan bahwa STKIP Muhammadiyah Bulukumba kini membuka empat prodi, yakni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Luar Sekolah, Pendidikan Biologi, dan prodi Pendidikan Bahasa Inggris.

Acara wisuda turut dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Syamsuddin, Koordinator Kopertis IX Sulawesi diwakili Kabid Kelembagaan Pattola Muhadjir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Dr KH Alwi Uddin MAg, Bupati Bulukumba diwakili Kadis Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Andi Akbar Amir, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bulukumba KH Abdul Hamid, dan sejumlah undangan.

* Jurnalisme warga



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026