Maros (ANTARA) - Faktor geografis mempengaruhi minimnya pendaftaran siswa baru di sekolah dasar (SD) di sejumlah kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
"Faktor geografis dan sedikitnya jumlah anak usia sekolah menjadi faktor utama minimnya pendaftar siswa baru SD pada tahun ajaran ini," kata kepala Seksi Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, Nur Rahmawati di Maros, Jumat.
Dia mengatakan, faktor geografis khususnya di Kecamatan Malawa dan Cendana yang merupakan dataran tinggi, jumlah pendaftar siswa baru hanya dua hingga lima orang saja dalam satu sekolah.
Kondisi geografis ini menyebabkan orang tua enggan menyekolahkan anaknya karena jarak tempuh yang jauh ke sekolah apalagi anak yang masih usia dini.
Selain faktor geografis, kata dia, juga karena minimnya anak usia sekolah di desa-desa pegunungan akibat keluarga mudah memilih pindah ke kota mencari pekerjaan.
Pemerhati masalah pendidikan dari Universitas Muslim Indonesia, Dr Hadawiah mengatakan perlu mencari alternatif dalam memberikan solusi persoalan tersebut.
"Misalnya dengan membuat kelas jauh atau kelas berbasis komunitas, sehingga anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan dasar," katanya.
Termasuk menyiapkan tenaga pengajar yang ekstra dari kondisi biasa dan perlu ditunjang insentif yang memadai dari pemerintah daerah setempat.
Dinas Pendidikan Maros berencana melakukan kunjungan langsung dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan setempat, sekaligus melakukan pendataan lebih lanjut dan mencari solusi yang tepat bagi anak-anak usia sekolah di dataran tinggi Maros.*

