Makassar (ANTARA) - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment (peralatan), Port Services (Layanan Pelabuhan), Docking dan Shipyard melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) terkait Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).
"FGD ini diinisiasi oleh tim Fungsi Kepatuhan dan Anti Penyuapan (FKAP) SPJM ini melibatkan seluruh manajemen SPJM," kata Direktur Utama SPJM Arief Prabowo dalam keterangan persnya di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, Tim FKAP sendiri adalah tim yang dibentuk khusus sebagai upaya optimalisasi penguatan SMAP berdasarkan ISO 37001:2016 untuk mencapai target zero gratifikasi, suap, maupun fraud.
Sementara FGD ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang gratifikasi, suap, dan fraud. Dengan pemahaman lebih mendalam, manajemen berharap semua pihak di perusahaan dapat lebih aware dalam menjaga setiap langkah dan tahapan dalam menjalankan bisnis agar selalu sejalan dengan Kode Etik dan peraturan yang berlaku.
Selain itu, hasil dari FGD nantinya akan memberi insight bagi Tim FKAP untuk lebih dini mendeteksi jika terjadi pelanggaran.
Termasuk dapat menyiapkan penanganan yang lebih terarah dan efektif pada aktivitas di seluruh lini bisnis perusahaan, sehingga kemungkinan terjadinya risiko gratifikasi, suap, dan fraud dapat memenuhi target Perusahaan yaitu zero.
Arief berharap, tim FKAP dapat benar-benar menjadi garda terdepan yang berkontribusi efektif dalam membantu manajemen dalam menjaga Perusahaan dari setiap aktivitas yang dapat merugikan perusahaan.
“Direksi akan terus memberikan support, melakukan monitoring secara terus-menerus penerapan SMAP agar sesuai standar ISO," ujarnya.
Pihaknya juga akan memastikan dan mengevaluasi SMAP yang dirancang, salah satunya melalui FGD ini, dapat tepat sasaran, sejalan dengan visi dan misi perusahaan, serta menjadi pemecahan masalah baik pihak internal maupun eksternal.
Selain arahan direksi dan paparan mengenai SMAP, kegiatan ini mendiskusikan setiap celah yang bisa mengarah ke gratifikasi, fraud, dan penyuapan yang dapat terjadi lingkungan SPJM untuk selanjutnya disusun langkah-langkah mitigasi yang tepat dalam penanganannya.
Sementara Hasil FGD ini diharapkan dapat menjadi strategi dari penguatan implementasi SMAP, sehingga perusahaan terhindar dari berbagai bentuk dan praktik kecurangan serta dapat mewujudkan Pelindo Bersih.
FGD ini menghadirkan narasumber dari Tim FKAP antara lain Tubagus Patrick Iskandar (SVP Sekretaris Perusahaan SPJM), Jubliadi Patangke (SVP Kepala Audit Internal SPJM), dan Hidayat (SVP Manajemen Risiko SPJM).
Termasuk menghadirkan Komite Audit Dewan Komisaris SPJM, Prof Dr Hamid Habbe yang memberikan materi berisi referensi yang menghubungkan teori dan realitas contoh kasus terkait Fraud.

