
Usaid-Prioritas Dorong Maros Rintis Sekolah Percontohan

"Bersama Pemda, USAID PRIORITAS merintis sekolah-sekolah percontohan
Makassar (ANTARA Sulsel) - Lembaga donor Amerika Serikat USAID - PRIORITAS mendorong Pemkab Maros merintis sekolah percontohan sebagai acuan sekolah lainnya.
"Bersama Pemda, USAID PRIORITAS merintis sekolah-sekolah percontohan di beberapa kabupaten daerah mitranya," kata Penanggung Jawab Program "Good Practice School" DR Nensilianti di Kabupaten Maros, Selasa.
Menurut dia, dari program itu kemudian diproyeksikan menjadi acuan dan laboratorium bagi sekolah-sekolah lain dalam pembelajaran, manajemen sekolah dan peran serta masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut, lanjut dia, sekolah yang menjadi acuan dan laboratorium itu setiap saat harus siap untuk dikunjungi dan diteliti, baik oleh sekolah dari kabupaten, maupun dari luar kabupaten.
"Sekolah yang telah kita tunjuk menjadi sekolah percontohan atau "good practice school" tidak hanya akan didampingi aspek-aspek kelengkapan sekolahnya saja, tapi kita tekankan pada konten dan kualitasnya," katanya.
Sekolah percontohan di Kabupaten Maros, Sulsel, lanjut dia, dari 16 sekolah SD/MI mitra USAID PRIORITAS telah dipilih dua sekolah yang mewakili masing-masing jenis sekolah.
Untuk SD diwakili oleh SDN 39 Kassi, Maros dan Madrasah Ibtidaiyah diwakili MIN Maros Baru. Sedang dari 8 SMP/MTS mitra yang dipilih adalah SMPN 4 Maros dan MTs DDI Alliritengae.
Menurut Nensilianti, untuk mendukung sekolah tersebut menjadi sekolah percontohan, USAID PRIORITAS melakukan beberapa program.
Pertama, memberangkatkan pendidik di sekolah-sekolah tersebut (study visit) ke sekolah-sekolah unggulan di Jawa Timur.
Pendidik di sekolah-sekolah tersebut mengamati pembelajaran, manajemen sekolah dan strategi-strategi meningkatkan peran serta masyarakat di sekolah-sekolah yang dikunjungi dan diharapkan bisa menerapkan di sekolahnya.
Kedua, sekolah-sekolah tersebut juga difasilitasi untuk membuat rencana tindak lanjut yang disesuaikan dengan keadaan sekolah. Rencana pengembangan sekolah ini kemudian ditinjau pelaksanaannya setiap saat dan juga diadakan pertemuan khusus lewat beberapa kali pertemuan.
Pada pertemuan itu dilakukan sejumlah kegiatan yakni meninjau, mengkritisi dan memperbaiki kemajuan sekolah yang dihadiri oleh sekolah-sekolah unggulan yang terpilih, fasilitator daerah, fasilitator dari LPTK, stakeholder dan lain-lain. Agus Setiawan
Pewarta : Suriani Mappong
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
