Logo Header Antaranews Makassar

Kapolri terima gelar kebangsawanan dari Kerajaan Bone

Selasa, 24 November 2015 13:55 WIB
Image Print
Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti (tengah) didampingi Kapolda Sulselbar Irjen Pol Pudji Hartanto Iskandar (kiri) menjalani prosesi penganugerahan gelar adat Kerajaan Bone di Makassar, Selasa (24/11).(ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
"Penganugerahan gelar kebangsawanan ini diberikan kepada Kapolri...

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti menerima gelar kebangsawanan dari kerajaan Bone karena dianggap mampu menjadi pemersatu di wilayah nusantara.

"Penganugerahan gelar kebangsawanan ini diberikan kepada Kapolri bukan tanpa alasan dan karena melihat latarbelakang serta dedikasinya," kata Ketua Lembaga Adat Kerajaan Bone Andi Baso Hamid di Makassar, Selasa.

Gelar adat yang diberikan kepada Kapolri ini yakni Andi Temmu Padang Petta Tike yang bermakna pemersatu wilayah nusantara.

Andi Baso Hamid mengatakan gelar adat ini diberikan kepada Kapolri karena dinamika dalam kehidupan sehari-hari semakin berat dan sosok Jenderal Badrodin Haiti mampu menjadi pemersatu bangsa.

"kan kita tahu bersama jika dinamika kehidupan dalam bernegara ini semakin berat, situasi keamanan dan stabilitas menjadi harga mati yang harus diciptakan. Kapolri mampu menjalankan tugasnya dengan baik," katanya.

Menurut dia, gelar dan simbol yang diberikan ini merupakan yang kedua sejak lebih dari 20 tahun lalu dan gelar adat juga diberikan kepada Solihin GP mantan Gubernur Jawa Barat.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat memberikan sambutannya mengaku senang dan berbahagia atas gelar adat yang diberikan oleh lembaga adat Kerajaan Bone.

"Terima kasih atas penghormatan dari lembaga adat Bone ini. Ini adalah kehormatan bagi kami yang telah diberikan amanah menyandang gelar bangsawan Bone," ujar Kapolri didampingi istrinya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026