Bulukumba, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Stik kemudi Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Belinda mengalami kerusakan hingga membuat ratusan penumpang terlantar di pelabuhan penyebrangan Bira-Pamatata, kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ledakan Penumpang yang terjadi sejak awal ramadhan dan rusaknya stik kemudi KMP Belida, yang satu-satunya melayani rute perairan Bulukumba-Tondasi sejak Selasa (25/8) hingga Kamis membuat ratusan penumpang terlantar.
Terlantarnya ratusan penumpang ini sejak dua hari ini juga disebabkan pihak PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Selayar masih menunggu pesanan stik kemudi dari Jakarta.
Salah satu penumpang asal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulsel, Marianti (29), di Bulukumba, mengungkapkan jika dirinya terpaksa menerima keadaan ini sambil menunggu perbaikan kapal Fery yang rencananya akan membawa dirinya dan beberapa keluarganya ke Sulawesi Tenggara.
"Sebenarnya kita juga kecewa dengan kondisi seperti ini, tapi kita harus berbuat apa, kapal itu hanya satu-satunya yang ada," keluhnya.
Menurut dia, rusaknya kapal Fery yang sandar di Palabuhan Bira-Pamatata ini terpaksa diterimanya, karena KMP Belinda adalah satu-satunya kapal Fery yang melayani jalur Bulukumba-Tandosi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sementara Manager Operasi ASDP, dari PT. Indonesia Fery Cabang Selayar, Jamaluddin, yang ditemui membantah jika ratusan penumpang dengan tujuan Sulawesi Tenggara itu terlantar. Alasanya mereka belum membeli tiket.
"Memang benar kapal kami sedang diperbaiki. Tapi, tidak ada penumpang yang terlantar, mereka hanya belum beli tiket," ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya juga mengupayakan akan segera memperbaiki KMP Belinda hari ini juga, karena stik kemudi pesanan dari Jakarta rencananya tiba hari ini. Sementara ratusan penumpang yang hingga saat ini belum di berangkatkan akan diberi pelayanan ekstra hingga ke kampung halamannya.
(T.PSO-101/S006)

