
Pelajar di Mimika Dapat Pendidikan Gratis

Timika (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua memberlakukan kebijakan pendidikan gratis mulai tahun 2009 ini untuk seluruh siswa dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMU/SMK.
Bupati Mimika Klemen Tinal kepada ANTARA di Timika, Sabtu mengatakan, kebijakan pendidikan gratis ini diprioritaskan pada sekolah-sekolah negeri.
Selain itu juga bagi sekolah swasta yang diatur dalam Peraturan Gubernur Papua seperti sekolah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK), Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) dan Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Gereja Indonesia (YPPGI).
"Bagi sekolah-sekolah yang telah memungut biaya dari orang tua murid, harus mengembalikannya karena biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh Pemda," kata Klemen Tinal.
Menurut dia, kebijakan gratis pendidikan sudah disosialisasikan dalam pertemuan dengan seluruh kepala sekolah se-Mimika belum lama ini.
"Mulai dari sekarang sekolah tidak boleh lagi sekolah memungut biaya apapun dari orang tua murid," imbau Klemen Tinal sembari memerintahkan Dinas Pendidikan Dasar dan Dinas Pendidikan Menengah agar mengawasi implementasi kebijakan tersebut di lapangan.
Kepala Dinas Pendidikan Dasar Kabupaten Mimika Ausilius You mengatakan, pendidikan gratis sebenarnya telah diterapkan sejak lama, terutama bagi murid SD dan SMP.
Pemda Mimika dalam tahun anggaran 2009 mengalokasikan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk mendukung operasional sekolah-sekolah di Mimika dalam bentuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah.
Selain mendapat bantuan dana dari Pemda, sekolah-sekolah di Mimika juga mendapatkan alokasi bantuan yang bersumber dari dana BOS Pusat.
"Kami berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama dana BOS Daerah sudah dicairkan sedangkan dana BOS Pusat sudah dicairkan langsung ke rekening sekolah masing-masing," jelas You.
Masalah pendidikan dan kesehatan gratis menjadi sorotan kalangan DPRD Mimika dalam rapat paripurna penetapan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang berlangsung Jumat (4/9) malam.
"Kami ingatkan bupati dan wakil bupati agar merealisasikan janji-janji politik soal pendidikan dan kesehatan gratis sebagaimana disampaikan saat kampanye Pilkada beberapa waktu lalu," kata Martinus Maturbongs saat menyampaikan pemandangan akhir Fraksi Damai Sejahtera di Kantor DPRD Mimika, Jumat malam.
Meski Pemda Mimika telah memberlakukan pendidikan gratis, namun sekolah-sekolah di wilayah itu masih mengambil pungutan kepada orang tua murid sebagaimana saat penerimaan siswa baru beberapa waktu lalu.
Pungutan bagi siswa baru bervariasi dari kisaran ratusan ribu hingga jutaan rupiah.
(T.E015/R007)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
