Senin, 23 Oktober 2017

Malaysia Berminat Kembangkan Wisata Halal Di Malut

id malaysia, wisata halal, forum bisnis internasional
Ternate (Antara Sulsel) - Ketua Bagian Internasional Dewan Perdagangan Melayu Putrajaya Malaysia, Datuk Jamal Asyahidan mengatakan pihaknya tertarik mengembangkan wisata halal di Maluku Utara.

Di sela-sela penyelenggaraan Forum Pertama Bisnis Internasional Maluku Utara, di Ternate, Senin, ia mengatakan Maluku Utara memiliki potensi besar bagi pengembangan pariwisata halal.

"Potensi alam Maluku Utara cukup mumpuni, karena Provinsi Maluku Utara itu masih natural masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dengan wisata halal akan sangat cocok terlebih mayoritas penduduknya Muslim," kata Jamal.

Ia mengaku sudah melihat langsung potensi wisata di Malut dan berjanji akan membawa lebih banyak lagi rombongan pengusaha dari Malaysia untuk melihat potensi Maluku Utara, pada Oktober mendatang.

Pada penyelenggaraan pertama forum bisnis internasional tersebut, pihaknya membawa lima pengusaha yag bergerak di beberapa bidang usaha yang sesuai dengan potensi investasi yang ada di Malut.

Jamal menuturkan pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap sektor wisata halal di beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pihaknya bahkan telah membangun konsorsium Global Halal Travel, dimana pengusaha asal Indonesia Riyanto Sofyan (chairman Sofyan Hotels Tbk) didapuk sebagai komisaris.

"Kita ingin mengembangkan pasar terutama di Asia Tenggara. Kita ajak Thailand, Filipina, Brunei dan Singapura untuk mengembangkan Global Halal Travel," ungkap Jamal.

Ia menilai Malut bisa menjadi destinasi wisata halal di Indonesia. Letaknya yang dekat dengan Filipina, Malaysia dan Brunei akan membuat wisatawan mudah menuju Maluku Utara.

Selain delegasi Malaysia, hadir pula dalam gelaran forum bisnis tersebut delegasi negara-negara Australia, Singapura dan Yordania.            

Editor: Laode Masrafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga