Wali Kota Irup Pemakaman Mantan Wawali Makassar

id wawali makassar, supomo guntur

Almarhum mantan Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur (FOTO/Humas Pemkot Makassar)

Makassar (Antara Sulsel) - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjadi inspektur upacara pada prosesi pemakaman akhir mantan Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur yang meninggal dunia pada usia 63 tahun.

"Selamat jalan guruku, selamat jalan Karaeng Sewang (sapaan akrab Supomo Guntur)," ucap Danny -sapaan Moh Ramdhan Pomanto saat melepas jenazah di kediaman pribadi Supomo Guntur di Jalan Dg Tata 1 Blok V Nomor 6 Makassar, Minggu.

Upacara persemayaman dan pelepasan jenazah mantan Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur menyisakan duka mendalam bagi wali kota bersama pejabat lainnya.

Danny bahkan mengaku jika dirinya banyak belajar tentang pemerintahan dan birokrasi dari sosok pamong senior Makassar tersebut.

Oleh karena itu saat menjadi inspektur upacara pelepasan jenazah, Danny tanpak terharu usai membacakan surat Al Fatihah sembari mendoakan wakil wali kota di era Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin ini agar khusnul khatimah.

Almarhum Supomo, menurut Danny, adalah panutan dan almarhum telah banyak merubah birokrasi di Makassar, khususnya masalah kedisiplinan birokrasi, bahkan dirinya mengaku banyak menjadikan Supomo tempat bertanya sekaitan birokrasi.

Ia menuturkan sepanjang perjalanan karir birokrasi Supomo betul- betul memulai dari bawah, yakni dari camat hingga terakhir menjabat wakil wali kota Makassar periode 2008-2013.

"Tentunya, jasa- jasa beliau begitu banyak dikenang oleh kita semua. Pemerintah kota Makassar merasa sangat kehilangan atas kepergian beliau," tutur Danny.

"Semoga Insya Allah beliau khusnul khotimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami seluruh birokrasi Kota Makassar mendoakan Karaeng Sewang, orang yang selalu memperhatikan kita hingga hari ini, tidak ada hal yang bisa kami sampaikan, kecuali doa," ucap Dany seraya mengucapkan Alfatihah sekaligus melepas kepergian sosok tegas almarhum yang berdarah asli Jeneponto tersebut.

Adapun yang bertindak selaku komandan upacara yakni Kasat Pol PP Iman Hud diikuti puluhan pamong yang terdiri dari para camat dan pimpinan satuan kerja perangkat daerah dengan mengenakan seragam pakaian dinas upacara (PDU) berwarna putih.

Usai prosesi tersebut, Wali Kota Danny Pomanto beserta ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, dan birokrasi turut serta mengantar Jenazah ke pembaringan terakhirnya di belakang Masjid As Salam Desa Bulloe, Kabupaten Jeneponto.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar