Rabu, 18 Oktober 2017

Makassar Bersiap Sambut Imunisasi Rubella 2018

id dinkes makassar, imunisasi rubella, naisyah tub azikin
Makassar Bersiap Sambut Imunisasi Rubella 2018
Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr A Naisyah T Azikin (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (Antara Sulsel) - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersiap menyambut pelaksanaan imunisasi campak dan rubella (Measles Rubella/ MR) secara gratis yang digelar pada periode 11, 2018.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar dr A Naisyah T Azikin di Makassar, Minggu, mengatakan pelaksanaan imunisasi MR untuk luar Jawa memang baru dilaksanakan tahun depan namun sudah mempersiapkan diri demi kelancaran dan suksesnya program pemerintah tersebut.

"Memang untuk tahun ini baru dilaksanakan di Jawa. Namun kami tentunya sudah menyiapkan berbagai langkah seperti menggelar pelatih bagi petugas kami di Makassar," katanya.

Ia menjelaskan, para petugas tentu harus dipersiapkan agar program tersebut dapat berjalan lancar dan sukses seperti harapan presiden RI Joko Widodo.

Pihaknya juga sudah memprogramkan sejumlah agenda termasuk melaksanakan pendataan sasaran dan sosialisasi mulai dari tingkat pimpinan, kepala sekolah, puskesmas hingga masyarakat demi suksesnya imunisasi MR tersebut.

"Kami akan melaksanakan pendataan sasaran dan sosialisasi mulai dari tingkat pimpinan, kepala sekolah, puskesmas, posyandu, fasilitas kesehatan lain hingga masyarakat umum demi suksesnya imunisasi MR kedepan," jelansya.

Presiden Joko Widodo bahkan telah mencanangkan kampanye vaksinasi campak dan rubella sebagai upaya menangkal campak dan juga Rubella di Madrasah Tsanawiyah Negeri 10 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 1 Agustus 2017.

Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat infeksi campak dan rubella tertinggi di dunia. Bahkan pada 2010-2015 saja diperkirakan terjadi 23.164 kasus campak dan 30.643 kasus rubella.

Oleh karena itu, Pemerintah menilai perlunya dilakukan kampanye pemberian imunisasi tersebut pada anak usia sembilan bulan sampai usia di bawah 15 tahun.

Sementara di tingkat dunia, sebelum ada imunisasi, pada 1980 diperkirakan lebih dari 20 juta orang di dunia terkena campak dengan lebih dari 2,6 juta meninggal.

Dari angka itu, sebagian korban meninggal adalah anak-anak di bawah usia lima tahun.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga