Apkasindo : Sawit Antar Warga Kuliah di Luar Negeri

Pewarta : id sawit, apkasindo, workshop pwi sulteng

Ketua PWI Sulteng Foto bersama naraumber pada Workshop Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia, kerjasama PWI Sulteng dengan Gapki di Palu, Kamis (24/8). (FOTO/Dokumentasi)

Makassar (Antara Sulsel) - Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulawesi Barat  Andik Kaerudin mengatakan kelapa sawit bisa mengantarkan anak petani sawit melanjutkan kuliah ke berbagai perguruan tinggi di tanah air bahkan ke luar negeri.

"Kemenangan kita sebagai petani kelapa sawit adalah bisa mengantarkan anak-anak melanjutkan kuliah ke berbagai perguruan tinggi terkemuka di tanah air, bahkan hingga ke berbagai belahan penjuru dunia,"  ungkap Andik Kaerudin pada Workshop Jurnalistik Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Palu, Kamis (24/8) melalui rilis yang diterima di Makassar, Minggu.

Kegiatan yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulteng bekerja sama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengusung tema "Kontribusi sawit bagi pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat", mengingat kontribusi dari sektor sawit yang begitu signifikan sebagai salah satu penggerak roda perekonomian daerah.

Ketua PWI Sulteng Mahmud Matangara mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan wartawan mengenai sawit dan kontribusinya bagi pembangunan ekonomi suatu daerah.

"Kami (wartawan) juga ingin berkontribusi terhadap industri yang telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian besar masyarakat di Sulawesi dengan cara mengedukasi masyarakat lewat berita baik cetak maupun online. Industri kelapa sawit sudah terbukti memberikan kontribusi positif, adalah suatu keharusan bagi kami menyampaikan kebenaran tersebut kepada publik," ujar Mahmud Matangara.

Menurut Mahmud, selain dihadiri PWI Sulteng dan Apkasindo Sulbar, juga dihadiri Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) serta menghadirkan tiga orang pembicara yang kompeten di bidangnya masing-masing yakni  Guru Besar Perkebunan dan Ketua Litbang Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar Prof Laode Asrul,  dan Ketua Program Study Agribisnis dan Pengelolaan Lingkungan Unhas Prof Didin Rukmana.

Kemudian Pemimpin Umum Majalah Warta Ekonomi Muhamad Ihsan, yang berbicara terkait etika jurnalistik dan peran media dalam penulisan masalah perkebunan, industri dan perdagangan internasional minyak, serta Ketua GAPKI Wilayah Sulawesi H Muchar Tanong,  serta pejabat dari dinas terkait.

Sementara itu, Ketua GAPKI Sulawesi Muchtar Tanong menyebutkan, hingga 2015, luas perkebunan kelapa sawit di Sulteng mencapai 155.000 hektare dengan produksi minyak sawit (CPO) 275.000 ton sedangkan Sulbar memiliki areal 105.000 hektare dengan produksi CPO 318.000 ton.

Dua provinsi penghasil sawit lainnya di Sulawesi adalah Sulawesi Selatan seluas 40.000 ha dan Sulawesi Tenggara 50.000-an hektare.
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar