Senin, 23 Oktober 2017

DKP Sulsel Tebar 2,6 Juta Bibit Ikan

id Dkp sulsel, bibit ikan, pelabuhan untia
DKP Sulsel Tebar 2,6 Juta Bibit Ikan
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (kanan) menebar bibit ikan di Pelabuhan Untia Makassar, Kamis (12/10). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan (Sulsel) menebar 2,6 juta bibit ikan di laut dan perairan umum sebagai upaya pemulihan kembali sumber daya perikanan Sulsel.

"Restoking atau penebaran ikan di laut dan perairan umum ini kami lakukan di 24 kabupaten kota, dengan 101 desa/kelurahan, 53 kecamatan dengan total ikan sebanyak 2.687.334 ekor," kata Kepala DKP Sulsel Sulkaf Latief pada seremonial kegiatan tersebut di Pelabuhan Untia Makassar, Kamis.

Kegiatan penebaran ini dilakukan sebagai bagian dari Gerakan 1000 Kebaikan (G 1000 G) DKP Sulsel, dan diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

Benih yang ditebar, jelasnya, terdiri dari udang windu 1,4 juta, kepiting 60 ribu ekor, ikan kerapu 2,9 ribu ekor, ikan kakap 8,7 ribu ekor, ikan baronang 2,5 ribu ekor, abalon 1,75 ribu, ikan bandeng 566,2 ribu, ikan mas 244 ribu ekor dan ikan nila 339,2 ribu ekor.

"Penebaran benih ini dilakukan oleh 1.511 orang masyarakat pengawas perikanan se- Sulsel," ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, juga dilakukan transplantasi anakan terumbu karang di Pangkep sebanyak 232,8 ribu anakan.

"Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan motivasi pada kita semua untuk memanfaatkan laut dan perairan umum secara maksimal," harap Sulkaf.

Sementara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengaku bangga dengan kegiatan ini dan berharap semakin meningkatkan kualitas perikanan yang ada di Sulsel.

"Dengan melakukan penebaran benih atau restocking, ini adalah kesyukuran kita, karena kita menjaga laut kita," kata Syahrul.

Dia juga berharap agar pendapatan dari laut semakin meningkat. Syahrul mengambil perbandingan dengan negara China yang didominasi wilayah daratan justru 40 persen devisanya dari wilayah laut.

"China 40 persen, kita yang lebih banyak wilayah laut justru hanya 15 persen," ujarnya.

Selain melakukan penebaran benih, Syahrul didampingi Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif juga melakukan peletakan batu pertama unit pengelolaan ikan dan pembangunan solar paek dealer nelayan (SPDN) di Pelabuhan Untia.

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga