BPBD Sulsel Melatih 1.000 Relawan Antisipasi Bencana

id bpbd sulsel, relawan, bencana, syamsibar

BNPB (Ist)

Makassar (Antara Sulsel) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Selatan melatih 1.000 relawan untuk mengantisipasi bencana yang mungkin terjadi memasuki musim hujan.

"Relawan ini merupakan gabungan dari BPBD kabupaten/kota, perguruan tinggi, Basarnas, dan beberapa ormas," kata Kepala BPBD Sulsel Syamsibar yang ditemui usai pembukaan Gerakan 1.000 Relawan di Makassar, Selasa.

Menurut Syamsibar berdasarkan pengamatan yang ada sejauh ini belum ada musibah atau bencana yang terjadi akibat musim hujan, namun pihaknya tetap meminta setiap BPBD kabupaten/kota untuk bersiaga.

"Kalau musim penghujan yang kita waspadai banjir, longsor dan puting beliung," imbuhnya.

Ia mengatakan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel hampir semuanya memiliki indeks risiko yang tinggi, khususnya untuk empat jenis bencana yaitu banjir, longsor, angin puting beliung, dan abrasi.

Pihaknya, lanjut dia, tidak berani secara gegabah mengatakan suatu daerah tidak rawan bencana, sebaliknya seluruh kabupaten/kota di Sulsel harus waspada.

"Hasil analisa BMKG sudah keluar. Musim hujan mulai bulan ini terutama pesisir barat. Kalau berlebihan bisa mengakibatkan banjir, tanah longsor dan angin puting beliung," jelasnya.

Daerah yang selama ini dikhawatirkan bisa terjadi longsor diantaranya Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Luwu Raya, Gowa dan Barru, sementara banjir berpeluang terjadi di Makassar dan beberapa daerah lainnya.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar