Ombudsman Sulbar Sosialisasikan Program Pengawasan Melalui Budaya

id ombudsman sulbar, program pengawasan melalui budaya, pakkacaping, suku mandar

Mamuju (Antara Sulbar) - Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Provinsi Sulawesi Berat menyosialisasikan program pengawasan melalui kegiatan budaya, salah satunya "Pakkacaping" sebagai salah satu kesenian khas suku Mandar.

"Kami mencoba mensosialisasikan peran dan fungsi Ombudsman termasuk berbagai program pengawasan melalui budaya," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar, dihubungi di Mamuju, Selasa.

Kesenian tradisional "pakkacaping"`atau pemain kecapi seperti gitar tetapi bentuknya agak panjang dan ramping dengan hanya memiliki dua tali, biasa dimainkan pada acara pernikahan, khitanan maipun acara adat lainnya.

Selain memperkenalkan peran dan fungsi Ombudsman, penggunaan media budaya lanjut Lukman Umar sebagai upaya mempertahankan kekayaan budaya tradisional Indonesia, khususnya yanga ada di Sulawesi Barat.

"Kami ingin agar kebudayaan tradisional dapat dipertahankan. Kesenian tradisional Mandar tersebut merupakan sastra tutur dan pelakornya saat ini tinggal 10 orang," tuturnya.

"Jadi, kami berharap melalui sosialisasi Ombudsman dengan media `Pakkacaping` tersebut dapat menarik perhatian masyarakat khususnya kalangan muda untuk mempelajari dan lebih mengenal kebudayaan tradisolnal tersebut," terang Lukman Umar.

Sosialisasi peran dan fungsi Ombudsman yang digelar selama lima hari itu kata Lukman Umar juga digelar di Kabupaten Majene.

Di Kabupaten Majene lanjutnya, Ombudsman mensosialisasikan berbagai program melalui kegiatan budaya diantaranya, tarian dan pertunjukan drama.

"Intinya, kami menyampaikan pesan tentang fungsi dan peran Ombudsman menggunakan media budaya, sesuai dengan kesenian khas di daerah itu. Sosialisasi selama lima hari itu kami lakukan di sejumlah desa di Kabupaten Polewali Mandar dan Majene. Kami hanya melakukan di dua kabupaten karena anggarannya terbatas," ucapnya.

"Kami berharap ke depan, sosialisasi menggunakan media budaya ini dapat dilakukan di seluruh wilayah di Sulbar dengan mengangkat kesenian masing-masing daerah," jelas Lukman Umar.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar