Gubernur fasilitasi kerja sama pendidikan dengan Jepang

id Gubernur Sulsel,Prof Nurdin Abdullah,UMI,Jepang,penelitian,universitas kembar

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah saat bersilaturahmi dengan pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI), di Kampus UMI, Makassar, Senin (17/9/2018). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)

"Saya kira banyak hal yang bisa kita petik dengan kerja sama itu, minimal kerja sama bidang penelitian," kata Nurdin...
Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah siap memfasilitasi kerja sama pendidikan antara Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dengan universitas di Jepang dengan model universitas kembar atau "Sister University."

"Saya kira banyak hal yang bisa kita petik dengan kerja sama itu, minimal kerja sama bidang penelitian," kata Nurdin usai melakukan pertemuan dengan Rektor UMI dan jajarannya di Makassar, Senin.

Selain kerja sama penelitian, bidang lain yang dapat digarap adalah pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) civitas akademika UMI.

"Peningkatan kapasitas dosen UMI, yang mau melanjutkan pendidikan bisa lebih mudah, mereka juga sudah menyiapkan beasiswa," ujarnya.

Nurdin yang juga alumni dari Universitas Kyushu Jepang ini, merasa yakin jika kerja sama pendidikan ini dapat dilakukan dan dikembangkan.

"Nanti kita coba menjembatani, apalagi kita akan memperingati 60 tahun hubungan Indonesia Jepang," ujarnya.

Pihaknya, kata Nurdin, akan menjalin sinergi dengan perguruan tinggi yang ada di Sulsel, baik dengan UMI maupun universitas lain di Indonesia, untuk memastikan para lulusan universitas terserap oleh lapangan kerja.

"Kita tidak hanya menghasilkan luaran, tetapi harus ada dipublikasi. Enam bulan sebelumnya sudah ada pengumuman, kita akan menghasilkan sarjana dengan kualifikasi seperti ini. Kita nanti akan kerja sama, kita imbau pengusaha, pemerintah dan perguruan tinggi untuk bersinergi. Setiap tahun harus jelas data keluaran kita, apakah sesuai angkatan kerja yang ada," tandasnya.
Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar