Menteri PUPR siap hadiri festival forum KTI

id muhammad yusran laitupa,direktur eksekutif yayasan bakti,menteri pupr,festival forum kti

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (ANTARA FOTO)

Pak menteri sudah fix akan hadir pada pembukaan Festival Forum KTI yang merupakan kegiatan yang ke-8
Makassar (Antaranews Sulsel) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono siap menghadiri Festival Forum Kawasan Timur Indonesia (KTI) VIII yang digelar pada 24-25 Oktober 2018.

"Pak menteri sudah fix akan hadir pada pembukaan Festival Forum KTI yang merupakan kegiatan yang ke-8," Kata Direktur Eksekutif Yayasan BaKTI Muhammad Yusran Laitupa kepada pers di Gedung Bursa Pengetahuan KTI (BaKTI), Makassar, Senin.

Menurut Yusran yang didampingi Deputi Yayasan BaKTI Suzanna Gozal, festival yang menghadirkan beragam kegiatan yang mengangkat inovasi-inovasi di kalangan masyarakat ini, menjadi alasan kuat Menteri PUPR untuk hadir berbagi pengalaman dan untuk melihat dari dekat hasil karya anak bangsa yang dapat diadopsi menjadi program nasional.

Dia mengatakan, khusus pada perhelatan ini akan mengangkat lima inisiatif lokal yang dinilai mengangkat unsur-unsur mendasar yang diperlukan dalam pembangunan berkelanjutan.

Kelima inisiatif lokal yang disebut Praktik Cerdas tersebut berasal dari Kalaodi - Tidore, Mollo, Manado, Makassar, Papua dan Papua Barat serta mengajak seluruh peserta untuk merayakan kemajuan dari upaya-upaya yang telah dilakukan, bertukar solusi, bertukar informasi, dan memperluas jaringan untuk dapat meningkatkan capaian dan mengembangkan inovasi.

Perhelatan Festival Forum Kawasan Timur Indonesia akan diadakan di Hotel Four Points by Sheraton Makassar pada 24 - 25 Oktober 2018, lanjut dia, selain menghadirkan menteri PUPR, juga akan dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

Adapun tujuan Festival Forum KTI VIII adalah berbagi solusi pembangunan, praktik cerdas, pengalaman, dan pembelajaran dari berbagai kegiatan dan program pembangunan yang dilaksanakan di berbagai daerah di Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua.

"Praktik Cerdas adalah upaya yang berhasil menjawab tantangan pembangunan dan berdampak nyata," imbuh Suzana.

Dia mengatakan, keima Praktik Cerdas yang dipresentasikan dalam festival ini yaitu Kalaodi, Kampung Ekologi Penjaga Tidore, Mengubah Minyak Jelantah Menjadi Bio-diesel, PANADA (Portal Analisis Data Berbasis Peta di Kota Manado), Lakoat Kujawas ?Dari Pendidikan Karakter ke Kewirausahaan Sosial? serta Data yang Mengubah Dunia ? Sistem Administrasi dan Informasi Kampung dan Distrik di Papua dan Papua Barat.

Sementara tema praktik cerdas yang akan dipresentasikan meliputi inovasi pada pelayanan kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pengembangan ekonomi lokal, pembangunan pedesaan, dan upaya-upaya menjawab tantangan global. Budi Suyanto
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar