Lilin-dupa paling laris jelang Imlek di Makassar

id imlek

Sejumlah umat Budha melaksanakan sembahyang di Vihara Kwang Kong menjelang perayaan Hari Raya Imlek 2570 atau tahun 2019, di Makassar, Sulawesi Selatan (3/2/2019). (Foto Antara/Darwin Fatir)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Sejumlah pernak-pernik jelang penyambutan Tahun Baru Imlek 2570 atau tahun 2019, pada 5 Februari 2019 di Makassar, Sulawesi Selatan, laris manis.

"Paling laris orang beli lilin dan dupa, stok barang juga sudah menipis sejak kemarin," tutur pegawai toko pernak pernik Kwang Ming, Meilina di jalan Sulawesi, Makassar, Minggu.

Mei menuturkan para pembeli umumnya membeli keperluan lilin dan dupa untuk dipasang di rumahnya, semenrata barang-barang lain seperti lampion, amplop (ampao) kertas dupa dan lainnya juga laris namun tidak lebih banyak dari lilin dan dupa.

"Biasanya memang memang begitu kalau mau imlek. Harganya tetap sama dari tahun lalu. Ada beberapa jenis lilin dijual di sini. Langganan biasanya menyuruh menyimpan kalau sudah dekat waktunya," tutur dia.

Toko Kwang Ming tempat berjualan pernak-pernik imlek berdampingan dengan Vihara Kwang Kong, sehinga memudahkan orang yang selesai sembahnya di vihara tersebut singgah membeli keperluan imlek.

Mengenai harga, kata dia, bervariasi antara Rp19 ribu sampai Rp50 ribuan per satuan tergantung jenis dan merek yang ingin dibeli konsumennya. Selain itu barang-barang tersebut didatangkan dari Surabaya.

Toko pernak-pernik imlek lainnya, Haplong yang berada di jalan Sulawesi ini berdekatan dengan Klenteng Xian Ma juga ramai dikunjungi warga tionghoa.

Barang perlengkapan sembahyang seperti dupa, kertas dupa, dan lilin juga laris dibeli. Hal itu dikarenakan item barang ini paling dicari ketika perayaan imlek.

"Selalu ramai kalau mau masuk imlek. Orang rata-rata cari dupa dan lilin, sekaligus beli hiasan lampion dan ampao (amplop merah). Sudah momennya kalau waktu-waktu begini," beber Aheng pemilik toko Haplong.

Menurut dia, barang kebutuan untuk sembahyang serta pernak-pernik imlek yang identik dengan warna merah akan laris menjelang perayaan imlek karena sudah menjadi tradisi tahunan, sehingga dilakukan antisipasi dengan menambah stok barang sesuai kebutuhan.

"Biasa stok ditambah, karena sebentar sore sampai besok akan banyak orang datang belanja kebutuhan imlek. Biasanya pembeli padat kalau sudah dekat hari imlek seperti sekarang,"tambahnya.

Dirinya berharap tahun baru imlek 2570 yang merupakan tahun bagi shio babi tanah, perekonomian akan semakin baik dan jauh dari bencana alam serta hidup lebih rukun aman dan damai.

Berdasarkan pantauan sejumlah toko-toko yang menjual pernak-pernik baik di jalan Sulawesi, jalan sangir dan jalan Pengeran Dipanegoro ramai pengunjung membeli barang kebutuhan imlek.
 
Sejumlah warga Tionghoa membeli barang keperluan Imlek seperti lilin, dupa dan lainnya di toko Kwang Ming, di Jalan Sulawesi, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (3/2/2019). (Foto Antara/Darwin Fatir)
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar