Disnaker Makassar fokus kurangi angka pengangguran

id disnaker makassar,pencari kerja,penurunan angka pengangguran,dinas tenaga kerja,ciptakan lapangan kerja,pengganguran,kerja

Ilustrasi : Sejumlah pencari kerja mengikuti kegiatan Job for Career di gedung Balai Dr Sam Ratulangi, Makassar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu. Foto/Antaranews Sulsel/Darwin Fatir

 
Makassar, (Antaranews Sulsel) - Dinas Ketenagakerjaan Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2019 telah menyusun sejumlah program kerja dan salah satunya adalah pengentasan atau pengurangan angka pengangguran di daerah itu.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Makassar, Mario Said di Makassar, Senin mengatakan, beberapa rencana kerja telah disusun dan bahkan beberapa aspirasi juga diserap dari Forum Perangkat Daerah Dinas Ketenagakerjaan Makassar.

"Rencana kerja yang kita susun ini ada dari forum perangkat daerah dan ada juga usulan dari bawah atau dari kecamatan se-Kota Makassar," ujarnya.

Mario menyatakan usulan-usulan pengurangan angka kemiskinan diserap dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan dan hasilnya kemudian dirapatkan kembali.

Dia menerangkan bahwa hampir semua kecamatan yang menggelar musrenbang, memfokuskan pada masalah pengangguran sehingga dipandang perlu untuk dicarikan solusinya.

"Dalam forum perangkat daerah kali ini, permasalahan pengangguran masih menjadi isu utama yang harus segera diatasi dengan menciptakan berbagai formulasi. Program pendampingan dan pelatihan juga terus kita galakkan agar mampu menciptakan lapangan kerja baru," katanya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Makassar ini menyatakan selama ini yang menjadi kekurangan dalam langkah mengatasi pengangguran adalah lemahnya sinkronisasi data.

Sehingga dirinya menekankan pentingnya sinkronisasi data baik dengan pihak kecamatan maupun SKPD terkait untuk lebih memaksimalkan pengentasan pengangguran di Kota Makassar.

"Kita masih lemah dari segi sinkronisasi data pengangguran, sehingga ini juga menjadi pekerjaan rumah kami yang harus segera diselesaikan," ucapnya.
Pewarta :
Editor: M Darwin Fatir
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar