Polda Sulbar beberkan modus calo penerimaan Polri

id Mamuju,Polda Sulbar, calo penerimaan polisi

Ilustrasi tes penerimaan anggota Polri (ANTARA Foto/Fikri Yusuf)

Mamuju (ANTARA) - Kepolisian daerah Provinsi Sulawesi Barat membeberkan tiga modus calo pada penerimaan anggota Polri yang harus diwaspadai masyarakat
     
"Masyarakat diminta agar tidak terperdaya dengan bujuk rayu para calo penerimaan Polri di Sulbar," kata kabid Humas Polda Sulbar AKBP Hj Mashura, SH, di Mamuju, Rabu.
     
Ia mengatakan, masyarakat yang akan menjadi peserta beserta orang tuanya harus mengetahui beberapa modus para calo yang akan melakukan tipu dayanya. 
     
Diantaranya kata dia, adalah dengan menjanjikan kelulusan bagi calon peserta, lalu calon peserta memberikan jaminan buku tabungan, sertifikat tanah/bangunan, BPKB kendaraan, atau ada istilah "Uang mati".
     
Kemudian lanjutnya, para calo akan berupaya untuk meyakinkan korban dengan meminta fotocopy berkas peserta dengan alasan akan diserahkan kepada panitia yang bisa membantu.
     
"Calo akan mengaku mengenal pejabat polda, anggota maupun panitia seleksi yang dapat membantu mengatur dan menambah nilai tes peserta, dan untuk meyakinkan korban, calo akan memperlihatkan foto bersama dengan pejabat polda ataupun panitia," katanya. 
     
Menurut dia, pendaftaran Polri ini tidak dipungut biayaya alias gratis dan jika ada calon yang menawarkan dan mengiming-imingi kelulusan harap dilaporkan dan dipastikan akan diberikan sangsi yang seberat-beratnya hingga dilakukan pemecatan jika terbukti. 
     
Olehnya karenaitu, pihaknya berharap agar media juga menyampaikan hal ini kepada masyarakat melalui pemberitaan baik media sosial dan lainnya sehingga penerimaan Polri ini betul-betul bersih dari percaloan. 
     
Sementara itu Kepala Biro (Karo) sumber daya manusia (SDM) Polda Sulbar Kombes Pol Nuryanto, SIK  menyebutkan akan dilakukan penerimaan Polri untuk masing-masing peserta Taruna Akpol dan akan direkrut sebanyak 250 orang peserta yakni 220 orang pria dan 30 orang wanita.   
     
Kemudian lanjutnya penerimaan bintara Polisi Tugas Umum (PTU) sebanyak 7.975 orang yakni 7.575 Pria dan 400 Wanita terdiri dari Bintara PTU, Bintara Kompetensi Khusus, Talent Scouting dan Bintara PPKT yang akan berada diperbatasan dan pulau kecil terluar.
     
Kemudian untuk bidang lainnya seperti Bintara Brimob sebanyak 750 Orang, Bintara Polair 150 Orang dan Tamtama Brimob 200 orang maupun Tamtama Polair 100 orang. Untuk persyaratan umum diantaranya, berumur paling rendah 16 tahun, sehat jasmani dan rohani, dan bebas narkoba, tidak sedang terlibat kasus pidana, atau pernah dipidana, bersedia ditempatkan diseluruh Indonesia, sesuai Satker jurusannya dan Informasi lengkapnya bias diakses di www.penerimaan.polri.go.id.
     
"Penerimaan seleksi Polri ini konsisten menggunakan prinsip bersih, tansfaran, akuntabel dan humanis demi mewujudkan calon polri yang berkualitas.


 
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar