Bupati Majene minta BPD dorong kemandirian desa

id bupati majene,fahmi massiara,badan permusyawaratan desa

Bupati Majene Fahmi Massiara (kiri) saat melantik 333 anggota BPD yang berasal dari 52 desa se-Kabupaten Majene. (Foto Humas Pemkab Majene)

Mamuju (ANTARA) - Bupati Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Fahmi Massiara, meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dapat mendorong kemandirian desa, baik aspek sosial maupun ekonomi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan .

"BPD harus benar-benar jadi partner kepala desa dalam membangun desanya, menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah desa dan masyarakat," katanya ketika melantik 333 anggota BPD yang berasal dari 52 desa se-Kabupaten Majene, Kamis.

Sebagai unsur pemerintahan desa, kepala desa dan BPD, lanjutnya, merupakan mitra sehingga BPD harus mampu membangun komunikasi yang harmonis sekaligus bersinergi dengan pemerintahan desa.

"Sebagai bagian dari pemerintahan desa, BPD merupakan lembaga perwujudan demokrasi penyelenggaraan pemerintahan desa," kata Fahmi Massiara.

Menurutnya, anggota BPD merupakan wakil masyarakat yang dipilih mewakili masyarakat untuk duduk dalam BPD.

Ia menyebutkan, ada tiga fungsi anggota BPD, diantaranya membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa serta melakukan pengawasan kinerja kepala desa.

Bupati berpesan agar anggota BPD bekerja dan melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai fungsi dan tugas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia juga menyampaikan pelaksanaan kebijakan Pemerintah Kabupaten Majene melalui alokasi dana desa (ADD).

Bupati berharap agar kepala desa dan BPD dapat mengikuti dan menjalankan seluruh prosedur serta mekanisme pengelolaan keuangan ADD.

"Sehingga pelaksanaanya dapat lebih efektif, transparan dalam mengelola keuangan. Selain itu, agar BPD menggalakan pemberdayaan seluruh komponen yang ada di desa, baik lembaga masyarakat maupun warga desa secara keseluruhan dan mendorong kemandirian desa baik aspek sosial maupun aspek ekonomi," papar Fahmi Massiara.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar