Makassar (ANTARA News) - PT Bank Negara Indonesia Tbk menandatangani perjanjian akta jual beli Menara Bosowa Makassar melalui PT. Indah Bumi Bosowa di Makassar, Sabtu.
Penerbitan akta jual beli (AJB) itu dilakukan sejak BNI Wilayah Makassar dan PT. Indah Bumi Bosowa (IBB) terikat kontrak perjanjian jual beli (PPJB) dua tahun yang lalu.
Pemimpin Wilayah BNI Makassar Shadiq Akasya dalam pendatanganan itu mengaku tertarik menandatangani AJB Menara Bosowa Makassar itu disebabkan tingginya kebutuhan BNI melakukan perluasan jaringan bisnis di wilayah ini.
"Kami tertarik membeli ruangan di Menara Bosowa karena adanya pengembangan bisnis BNI. Ini terkait dengan beberapa sentra unit bisnis yang terpecah-pecah seperti unit bisnis kartu, kredit konsumer hingga kartu layanan yang akan di manfaatkan di gedung ini," kata dia.
Dalam perjanjian AJB Menara Bosowa itu, BNI akan menguasai lima unit ruangan mulai dari lantai dasar hingga lantai empat dari 23 lantai di gedung tersebut.
Chief Executife Group Bisnis Property Bosowa Corporation, Safran Yusri yang mewakili Bosowa Grup dalam penandatanganan kontrak pembelian itu menyebutkan pihak BNI telah membeli ruangan seluas 2.548 meter persegi itu dengan status 'strata title' atau hak kepemilikan bersama.
"Harga pembeliannya tidak bisa kami sebutkan, yang jelas BNI memperoleh harga special," ucap Safran sembari menghindari wartawan yang menanyakan kesepakatan harga pembelian BNI di gedung tertinggi di Makassar itu.
Menara Bosowa merupakan gedung perkantoran tertinggi di kawasan Indonesia timur yang mencapai 120 meter di atas permukaan laut dan terletak di jantung kota Makassar, tepatnya di jalan Jenderal Sudirman.(T.KR-HK/S016)

