Logo Header Antaranews Makassar

Pertemuan Pengembang Mutiara-DPRD Makassar Tanpa Hasil

Senin, 12 Desember 2011 18:28 WIB
Image Print
Makassar (ANTARA News) - Pertemuan pengembang perumahan Villa Mutiara dengan DPRD Makassar tanpa menghasilkan keputusan yang berarti, sementara Dinas Tata Ruang Makasar terkesan membela pihak pengembang tersebut,Senin.

Dalam pertemuan di Ruang Banggar DPRD Makassar, sejumlah pertanyaan dilontarkan Anggota Komisi C Bidang Pembangunan di mentahkan Dinas Tata Ruang Makassar, sehingga pertemuan itu terkesan seremoni. Bahkan pihak pengembang Villa Mutiara, Along yang bertanggung jawab pun tidak hadir.

"Saya menilai itu ada kesalahan konstruksi dan tidak sesuai spesifikasi, tidak sesuai dengan beban timbunan sehingga pagar itu roboh menimpa warga, kami minta dokumennya ditunjukkan," tegas Anggota Komisi C, Mudzakkir Ali Djamil.

Senada, anggota lainnya, Mujiburrahman mengaku tinggi tembok lebih dari enam meter sementara timbunan dari tanah liat itu lebih tinggi dari pondasi yang ada sehingga diyakini tanah timbunan tersebut mendorong tembok sehingga roboh menimpa warga ketika hujan.

"Selain itu, izin amdalnya sudah ada apa belum, dan kami yakin akan memakan korban jiwa bila itu tidak dilakukan penataan dan pembongkaran," pintanya.

Terkait adanya rencana warga akan direlokasi, Zaenal Beta juga anggota komisi C, berang dan menolak warga di sekitar pemukiman tersebut direlokasi.

"Itu sama saja penggusuran, saya tidak setuju, warga di sekitar situ sudah puluhan tahun tinggal dan tidak pernah terjadi apa-apa, nanti setelah di bangun perumahan baru terjadi musibah," ungkapnya.

Kadis Tata Ruang Makassar Andi Oddang Wawo ditempat itu menjawab pernyataan dewan terkesan membela pengembang Villa Mutiara akibat robohnya tembok pembatas yang telah menelan korban jiwa sebanyak delapan orang.

"Izin Mendirikan Bangunan mereka punya tertanggal 21 Maret 2011, secara teknis konstruksinya sudah sesuai. Sementara ini kami menunggu hasil dari tim Teknik Sipil Unhas melakukan penelitian akibat robohnya tembok itu," belanya.

Perwakilan Villa Mutiara, Ariduto saat pertemuan lebih banyak diam dan menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Tata Bangunan untuk menjawab pertanyaan dewan.

"Nantilah, saya tidak bisa menjawab pertanyaan dan hanya mengikuti rapat, semua hasil rapat akan kita laksanakan," katanya saat ditanya wartawan (T.PSO-282/S016)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026