Makassar (ANTARA News) - Restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) memproduksi dan menggunakan 510 ribu ton beras organik per bulan yang dikembangkan di Jawa, Bali dan Lampung.
Public Relation Manager PT Fastfood Indonesia, Tbk Maman Sudarisman di Makassar, Jumat, menjelaskan penggunaan beras organik merupakan bagian dari aksi nyata pihaknya dalam program "KFC Green Action".
Rumah makan cepat saji ini, jelasnya, memproduksi dan menggunakan sekitar 510 ribu ton beras organik setiap bulannya untuk kebutuhan 429 cabang rumah makan di seluruh Indonesia termasuk cabang Jalan AP. Pettarani, Makassar, yang diresmikan pada hari ini.
Beras organik tersebut dikembangkan dengan melakukan pembinaan terhadap petani untuk kemudian digunakan secara langsung oleh KFC.
Menurut dia, beras organik untuk kebutuhan nasi rumah makan tersebut juga bisa saja dikembangkan di Makassar dengan terlebih dahulu melihat potensi lahan. Dalam pengembangannya, juga membutuhkan penyuluhan-penyuluhan.
Memberdayakan pertanian organik adalah bagian dalam program Coorporate Social Responsibility (CSR) untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui budi daya padi organik yang diproses secara ramah lingkungan.
Selain beras organik, aksi hijau nyata lainnya adalah dengan menggunakan perangkat ramah lingkungan yang dapat didaur ulang seperti penggunaan piring keramik untuk mengurangi jumlah sampah.
Aksi nyata gerakan hijau lainnya adalah upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya cinta lingkungan sejak usia dini melalui klub Chaki tentang cara menanam dan merawat bibit pohon serta melakukan kerja sama dengan pemerintah melakukan gerakan-gerakan penghijauan.
Aksi ini juga diharapkan dapat menyentuh para remaja agar ikut menjaga lingkungan dengan dukungan para musisi dan artis KFC, seperti grup musik Wali yang menjadi bintang tamu pada pembukaan cabang dan sosialisasi program "Green Action" di Makassar. (T.KR-RY/R010)

