Makassar (ANTARA) - Kongres Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) pertama kalinya akan digelar di Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kota Makassar yang dijadwalkan pada Juni-Juli 2026 mendatang.
Kota Makassar, Provinsi Sulsel, menjadi tuan rumah GAMKI 2026 berdasarkan hasil dari Rakernas yang telah digelar di Solo, Jawa Tengah pada Mei 2025 lalu.
"Kami hadir untuk meminta dukungan pemerintah kota dalam rangka tuan rumah pelaksanaan Kongres GAMKI 2026. Seperti gayung bersambut, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memberikan lampu hijau," ujarnya saat melakukan audiensi ke Pemkot Makassar yang disambut Sekda Makassar di Makassar, Rabu.
Albert menjelaskan Kongres GAMKI akan dihadiri 1.000 orang datang ke Makassar yang rencananya digelar pada pertengahan tahun 2026.
"Ini tentu akan banyak orang datang dari luar dan dipastikan akan memberikan dampak ekonomi yang baik untuk Kota Makassar. Kuliner dan okupansi hotel diprediksi juga meningkat," ujarnya.
Selain itu, kata Albert, GAMKI Sulsel juga mendukung program Pemkot Makassar dengan visi dan misi menjadi Makassar sebagai daerah inklusif, aman dan berkelanjutan.
Pada kesempatan ini, GAMKI Sulsel meminta dukungan kegiatan ketahanan pangan umat melalui program Urban Farming untuk ikut memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
"Jadi, kami nanti diberi bibit lalu ditanam depan rumah masing-masing," katanya.
Sekretaris Daerah Makassar Andi Zulkifly mendukung penuh pelaksanaan Kongres GAMKI Provinsi Sulsel di Kota Makassar tahun 2026. Apalagi, agenda ini menjadi pertama di Provinsi Sulsel.
Sekda Zulkifly mengatakan pelaksanaan kegiatan nasional di Kota Makassar akan memberikan efek meningkatnya daya beli masyarakat. Sehingga, hal ini mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.
"Kita dukung apa yang menjadi hal baik untuk Kota Makassar. Kongres GAMKI ini baru pertama digelar di Sulsel. Nah, kita harapkan ada implikasi ke ekonomi kita," ujar Zulkifly.
Pada kesempatan itu, mantan Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar ini berharap sinergi pemerintah bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dalam hal mendukung program pemerintah.
Salah satunya, pada sektor ketahanan pangan yang mana saat ini program Urban Farming tengah digalakkan Pemkot Makassar.*

