Mamuju (ANTARA) - Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) memberikan bantuan seragam sekolah kepada siswa yang tidak mampu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut
Tenaga Ahli Gubernur Sulbar Hajrul Malik di Mamuju, Minggu, mengatakan bantuan seragam sekolah kepada 31 orang siswa tidak mampu, di SMA Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, sebagai upaya Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia mengatakan, bantuan seragam sekolah yang diberikan tersebut diantaranya, tas, sepatu, serta buku sekolah, yang diharapkan akan mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa.
"Program ini merupakan hasil dari visi dan komitmen kuat Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dengan melalui Dinas Pendidikan Sulbar untuk melakukan pemerataan akses dan pelayanan pendidikan berkualitas di Sulbar," katanya.
Ia mengatakan, penyerahan bantuan tersebut selain sebagai bentuk kepedulian, juga sebagai strategi besar untuk membangun sumber daya manusia Sulbar yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
Ia menyampaikan, Pemprov Sulbar juga telah mencanangkan gerakan "Literasi Mandarras", yang merupakan sebuah program terobosan dan inovasi yang menjadikan membaca 20 buku sebagai salah satu syarat kelulusan siswa.
"Program ini mengintegrasikan budaya literasi sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membangun keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan keterampilan membaca buku tradisional," ujarnya.
Ia mengatakan, program ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi siswa, menumbuhkan kecintaan pada buku, sekaligus menyiapkan mereka untuk menjadi generasi yang belajar sepanjang hayat dan adaptif terhadap kemajuan teknologi.
Ia juga mengatakan, Pemprov Sulbar juga mendorong pengembangan kualitas guru sebagai motor utama pendidikan.
"Peningkatan kompetensi dan integritas tenaga pendidik diyakini akan menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermutu," katanya.
Menurut dia, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka akan terus berupaya menjadikan provinsi Sulbar maju dan sejahtera melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat sebagai kunci suksesnya pendidikan.
"Melalui kerja sama yang erat dan dukungan semua pihak dalam melahirkan program-program inovatif ini akan membawa perubahan signifikan bagi masa depan pendidikan Sulbar," katanya.

