Makassar (ANTARA) - Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mengakibatkan pohon tumbang serta atap rumah warga serta atap Balai Benih Ikan runtuh ke tanah.
"Dari assemen awal, ada dua rumah warga di Blok K Perumahan Permata Sudiang Raya mengalami kerusakan berat pada atap di lantai dua. Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar di Makassar, Sabtu.
Korban yang terdampak angin puting beliung tersebut sebanyak delapan jiwa dari dua keluarga, tujuh orang dewasa dan satu anak. Personel telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu penanganan.
Sedangkan untuk musibah pohon tumbang berada di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo. Tumbangnya pohon besar tersebut menghambat akses jalan warga maupun pengendara karena menutup jalan.
Pohon tersebut tumbang di samping SPBU dan mengenai jaringan kabel PLN hingga menjuntai di jalan bahkan nyaris menimpa Polsek Tallo dan musholla setempat.
Atas kejadian itu, tidak ada korban jiwa maupun korban luka maupun rumah atau bangunan yang mengalami kerusakan.
Fadli Tahar mengatakan, tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Regu BHETA+ bergerak cepat setelah mendapat informasi, kendati belum diperintah tim sudah menangani bersama aparat Polsek Tallo.
"Tim TRC kami kadang turun mendahului perintah. Ada beberapa kejadian, saya baru akan menginstruksikan penanganan, ternyata mereka sudah lebih dulu berada di lokasi," tuturnya.
BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya angin kencang dan hujan lebat, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal resmi BPBD agar dapat ditangani dengan cepat.

Kapolsek Tallo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Asfada usai kejadian langsung bekerja cepat bersama anggotanya turut membantu BPBD memotong batang pohon tumbang, serta membersihkan daun dan ranting agar akses jalan bisa dilalui masyarakat.
"Sekitar 20 menit setelah kejadian bantuan datang dari Polda Sulsel dan BPBD. Dengan peralatan tersedia (gergaji mesin) kita dapat melakukan pembersihan. Alhamdulilah, pagar dan tembok tidak rusak. Untuk gangguan listrik tidak ada, hanya jaringan Wifi saja terganggu," paparnya.
Di tempat terpisah, angin kencang juga merobohkan sejumlah pohon dan tiang listrik pada sejumlah titik Kabupaten Maros. Satu pohon besar rubuh membuat dua tiang listrik ambruk di sekitar halaman Kantor Bupati Maros.
Akibat kejadian itu, akses jalan terhambat karena pohon besar menutup jalan raya dan membahayakan pengguna jalan.
Sedangkan angin puting beliung menhantam atap bangunan Gudang Balai Benih Ikan (BBI) Maros hingga rubuh ke tanah.
"Totalnya ada empat pohon tumbang di beberapa titik. Satu pohon besar tumbang pas di halaman kantor bupati menghantam tiang listrik. Dampak angin puting beliung di gudang benih ikan. Ada juga tiga atap rumah warga terdampak. Tidak ada korban jiwa saat kejadian," kata Sekretaris BPBD Maros, Muhammad Nasrul.

