Mamuju (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pertemuan dengan PT Pos Indonesia membahas peluang kerja sama penyaluran bantuan sosial (bansos) hingga wilayah pelosok.
"Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyaluran bansos dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran dan menjangkau masyarakat hingga ke wilayah pelosok," kata Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos P3APMD Sulbar Idham Halik di Mamuju, Senin.
Pada pertemuan itu, katanya, PT Pos Indonesia menyampaikan penawaran kerja sama terkait dengan penyaluran berbagai program bantuan sosial, antara lain bantuan Kelompok Usaha Bersama (Kube), Usaha Ekonomi Produktif (UEP), bantuan tunai, serta sejumlah program perlindungan sosial lainnya.
Baca juga: BLT dan bansos PKH mulai disalurkan Februari 2026
PT Pos Indonesia, katanya, memiliki jaringan yang luas dan pengalaman panjang dalam penyaluran bantuan sosial.
Hal itu, katanya, menjadi potensi besar untuk mendukung program-program Dinsos P3APMD Sulbar agar bantuan diterima tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.
"Upaya ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, khususnya dalam agenda pengentasan kemiskinan dan penguatan perlindungan sosial yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat," katanya.
Baca juga: Kemendagri tunjuk Polewali Mandar contoh digitalisasi bansos
Penawaran kerja sama tersebut, kata dia, akan ditindaklanjuti melalui pembahasan teknis dan kajian lebih lanjut, agar pelaksanaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta kebutuhan daerah.
"Kami menyambut baik tawaran kerja sama dari PT Pos Indonesia, khususnya dalam penyaluran bantuan sosial, seperti Kube, UEP, dan bantuan tunai. Ini menjadi peluang untuk meningkatkan akurasi, ketepatan waktu dan transparansi penyaluran bantuan," kata Idham Halik.
Melalui pertemuan itu, Dinsos P3APMD Sulbar menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak guna memperkuat efektivitas program bantuan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulbar.

