Parepare, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Sebuah album kompilasi yang diberi tajuk "Menyatu Dalam Lagu" hasil garapan Musical Media Production asal Kota Parepare, Sulawesi selatan, akan meramaikan balantika musik di tanah air.
Album yang digawangi lima band lokal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan termasuk Kota Parepare itu saat ini telah memasuki tahap copy produksi, dan tak tanggung-tanggung sejumlah statsiun radio dan televisi telah menjalin kerjasama dengan Musical Media Production.
Musical Media Production telah menggandeng stasiun-stasiun tersebut untuk mempublikasikan album kompilasi ini.
Peluncuran album ini sendiri ini telah dilakukan Juli lalu, namun demikian hingga saat ini belum bisa dinikmati secara luas oleh masyarakat, karena baru sebatas di-'release' di stasiun-stasiun radio FM.
Peluncuran album ini dilakukan di Sejahtera Teater Parepare yang dihadiri Pemerintah Kota Parepare yang diwakili Kabag Humas, Iwan Asaad. Acara yang didukung Telkom Fleksi ini dibandiri anak-anak muda Parepare dan sekitarnya.
Pada kesempatan tersebut, Iwan mengatakan, pemerintah daerah sangat merespon dan mendukung lahirnya album kompilasi ini.
Ke depan, kata dia, para musisi harus mampu bersinergi dengan pengusaha operator seluler dengan menjadikan musik garapan mereka sebagai salah satu NSP (nada sambung pribadi) sebagaimana keberhasilan lagu Tak Gendong dari Mbah Surip.
Direktur Musical Media Production, Andi Ilham, yang ditemui Senin, mengatakan, terobosan ini bertujuan untuk mengangkat dunia musik Indonesia dari daerah, dilatari kenyataan bahwa banyak pemusik di daerah yang memiliki kualitas bagus namun tak tertangani dengan baik, sehingga tidak bisa memberikan kontribusi yang optimal kepada perkembangan musik di tanah air.
"Ada kesan selama ini Jawa dianggap merupakan kiblat musik Indonesia, padahal banyak pemusik di daerah, termasuk di Kota Parepare dari segi kualitas tak kalah dengan mereka yang ada di Jawa sana. Mereka hanya tidak terkelola dengan baik. Hal inilah yang menggelitik kami untuk mendorong pemusik lokal berani tampil dan tidak vakum pada keadaan mereka," katanya.
Ada obsesi dari pihaknya kata Andi Ilham, untuk menjadikan Kota Parepare sebagai pabrik musik dan Makassar sebagai tempat pentas.
Sebagai bentuk komitmen kuat pihaknya atas hal ini, beberapa waktu lalu Musical Media Production melakukan seleksi band lokal yang diikuti kurang lebih 87 band.
Dari seleksi itu berhasil diperoleh enam band, lima di antaranya menjadi pendukung album kompilasi "Menyatu Dalam Lagu".
Andi Ilham menjelaskan, penikmat musik dan dunia musik di tanah air memberikan respon positif terhadap album kompilasi ini.
Bahkan, sejumlah pemusik nasional seperti Maia Ahmad dan Republik Cinta, kata jebolan salah satu sekolah musik di Jakarta ini, telah menyatakan dukungannya.
"Mulai pekan lalu kami juga telah dikontrak oleh Fajar TV Makassar untuk tampil sebanyak lima kali di stasiun televisi ini dalam acara "Intim?" atau Infomasi Seputar Selebritis Indonesia Timur," katanya.
Acara ini tayang setiap Sabtu, mengupas keseharian dan profil para pesonil band pendukung album album kompilasi "Menyatu Dalam Lagu".
(T.PSO-098/H-KWR)

