Pemkot Makassar-IDI Sulsel Kerja Sama Fisioterapi

id Pemkot makassar, idi sulsel, fisioterapi

Makassar (Antara Sulsel) - Pemerintah Kota Makassar dan Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan menandatangani nota kesepahaman program kerja sama bidang fisioterapi bagi masyarakat.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Rabu mengatakan, kerja sama tersebut penting karena keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti pembangunan kesehatan.

"Ini sesuai dengan Undang Undang Nomor 36 Tahun 2009 dan MoU adalah implementasi amanat itu," ujarnya.

Penandatanganan MoU antara Pemkot Makassar dan IDI Sulsel itu juga bagian dari peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 Tahun 2017 dengan mengangkat tema "Sehat Keluarga".

Danny -- sapaan akrab Ramdhan Pomanto menyatakan, sesuai dengan temanya keluarga harus bergaya hidup sehat dan berperan dalam jaminan kesehatan sehingga akan membangun masyarakat Indonesia yang sadar tentang arti kesehatan serta membangun masyarakat Indonesia yang kuat.

Ia juga menjelaskan, bahwa berdasarkan peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan terdapat 12 indikator pelayanan dasar yang harus dilakukan kabupaten/kota yang pencapaiannya harus 100 persen.

"Serta terdapat delapan indikator keluarga sehat terkait dengan indikator SPM dan hanya ada empat yang tidak terkait SPM yaitu merokok, jamban sehat, akses air bersih dan anggota JKN," katanya.

Danny juga meminta agar Puskesmas dan tenaga kesehatan mengambil peran mencerdaskan masyarakat untuk hidup sehat dengan aktif dan terus mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pendekatan keluarga.

"Kami terus meningkatkan layanan kesehatan untuk masyarakat. Ada 112, ada Home care dan ada lansia care. Jadi kami perhatikan semua di segala umur," jelasnya.

Dalam peringatan HKN kali ini, Dinas Kesehatan Kota Makassar juga memberikan sertifikat penghargaan kepada puskesmas-puskesmas dan posyandu yang terbaik dan telah terakreditasi oleh Kementerian Kesehatan.

Tidak hanya itu, usai upacara para peserta upacara melakukan senam otak, dan memperlihatkan gerakan makan buah yang belum lama ini diluncurkan bersama Germas.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar