Rektor Resmikan Pabrik Air Minum Koperasi UNM

id Makassar, UNM, pabrik air minum

Makassar (Antara Sulsel) - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Husain Syam meresmikan pabrik air minum kemasan yang dikelola Koperasi Pegawai Republik Indonesia UNM (KPRI-UNM) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis.

Pada kesempatan tersebut turut dihadiri seluruh wakil Rektor, seluruh Dekan di lingkup UNM dan unsur pemerintah kabupaten Gowa, serta pengelola produksi air minum kemasan dan pengurus KPRI-UNM.

"Produksi kemasan air minum ini merupakan ide brilian dari KPRI UNM dalam melihat peluang. Apalagi mengkonsumsi air minum merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat yang pasarnya pasti semakin luas," kata Rektor UNM Prof Husain Syam.

Dia mengatakan, keberadaan pabrik air kemasan ini bisa dimanfaatkan seluruh warga masyarakat. Produksi air minum kemasan menjadi bagian dari usaha-usaha yang dilakukan oleh KPRI UNM.

Menurut dia, capaian KPRI UNM masih bisa ditingkatkan, mengingat masih banyak segmentasi bisnis lainnya yang dapat di sasar KPRI UNM, misalnya tanah kapling dan usaha jasa.

"KPRI UNM menjadi salah satu koperasi terbaik nasional dan pasti terpercaya dalam mengelola usaha-usahanya. Kita meraih prestasi dari kementerian koperasi, sejak 2012 di Bali hingga 2017 di Makassar," jelas ayah dari dua orang anak ini.

Ketua KPRI UNM Muhammad Ibrahim, menjelaskan kapasitas produksi air minum mencapai 2.000 dos per hari, untuk kemasan air gelas dibandrol dengan harga 12.000 per dosnya, wilayah persebaran penjualan air kemasan 3V hingga Makassar dan telah menjangkau Kabupaten- Kota di seluruh Sulsel.

Meski memanfaatkan sumber air tanah, pihak pengelola air minum menjamin kualitas airnya baik dan telah mendapatkan izin dari sejumlah pihak terkait dan dikelola dengan teknologi tinggi.

"Awalnya kita minta dari dinas pertambangan untuk melakukan penelitian dan mencari titik air yang berkualitas bagus dan cocok untuk dikelola dan di sinilah titiknya," jelas.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar