Penjabat Gubernur Sulsel sarankan anggaran tidak dipangkas

id soni sumarsono,penjabat gubernur sulsel,anggaran tidak dipangkas

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono (Foto ANTARA)

Kalau terjadi pemangkasan anggaran di tengah jalan, dikhawatirkan tahapan akan terganggu
Makassar (Antaranews Sulsel) - Pejabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono menyarankan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah Rp456 miliar tidak dirasionalisasi atau dipangkas Badan Anggaran DPRD setempat.

"Kalau terjadi pemangkasan anggaran di tengah jalan, dikhawatirkan tahapan akan terganggu," katanya saat bertemu dengan komisioner di kantor KPU Sulsel, Makassar, Senin.

Menurut dia, dalam aturan tidak ada pemangkasan anggaran Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di tengah jalannya proses tahapan pilkada, karena bila nanti ada sisa setelah pilkada baru dikembalikan ke kas daerah.

"Nanti setelah Pilkada seluruh anggaran akan dipertanggungjawabkan penyelenggara, kalau pun masih tersisa dikembalikan. Selama itu tidak bersifat urgen, saya setuju anggaran tidak dipotong," ujar dia kepada wartawan.

Dirjen Otda Kemendagri ini menuturkan, terkait dengan rasionalisasi di Banggar DPRD Sulsel berkenaan dengan biaya Alat Peraga Kampanye (APK) yang dianggap berlebih karena estimasi enam calon dan ternyata hanya empat calon, tentu telah dihitung KPUD.

Dirinya juga sudah mengkonsultasikan wacana pemangkasan itu ke DPRD Sulsel agar tidak dilakukan, karena tahapan sudah berlangsung dan aturanya ada, kendati DPRD juga mengetahui hal tersebut mengingat tugas dewan sebagai pengawas penggunaan anggaran.

"Saya kira terlalu dini bila disebut anggaran lebih, memang sebaiknya ditunda dulu sampai ada pertanggungjawaban penyelenggara, karena semua tahu peran DPRD sangat penting sebagai pengawas, sehingga penggunaan anggaran harus hati-hati," harap Soni.

Mantan Penjabat Gubernur DKI Jakarta ini mengemukakan dengan berjalannya tahapan Pilkada Gubernur Sulsel, semua pihak berharap berlangsung damai, aman dan nyaman agar semua bersuka cita dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Sulsel.

Sebelumnya, Banggar DPRD Sulsel telah merasionalisasi anggaran Pilgub Sulsel dengan akan memangkas anggaran yang sedang dikelola KPUD Sulsel. Meski demikian Inspektorat telah mereview atau mengembalikan anggaran Pilgub sebesar Rp22 miliar.

Sedangkan untuk anggaran Badan Pengawas Pemilu Sulsel diketahui sebesar Rp140 miliar dan dianggap cukup untuk menjalankan perannya sebagai pengawas Pemilu, meski sebelumnya telah dilakukan pengurangan diatas jumlah tersebut.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar