Logo Header Antaranews Makassar

Peraih medali Asian Games maknai Sumpah Pemuda

Kamis, 25 Oktober 2018 16:45 WIB
Image Print
Arsip. Tim sepak takraw putra Indonesia memberikan penghormatan kepada bendera merah putih seusai pertandingan final quadrant putra sepak takraw Asian Games 2018 di GOR Ranau, Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (1/9/2018). ANTARA FOTO/INASGOC/Nova Wahyudi

Makassar (Antaranews Sulsel) - Atlet peraih medali Asian Games 2018 asal Sulawesi Selatan sepakat memaknai hari Sumpah Pemuda sebagai momentum mengharumkan nama bangsa di dunia internasional.

Petakraw peraih empat medali AG, Ardiansyah Muliang di Makassar, Kamis, mengatakan dirinya sebagai atlet hanya berupaya memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara melalui sebuah prestasi membanggakan.

"Sebagai atlet, semangat sumpah pemuda memberikan dorongan dan motivasi tersendiri untuk mengangkat martabat bangsa di kancah internasional khususnya dalam bidang olahraga," katanya.

Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober itu diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, namun lebih dari itu, berupaya dipahami dalam diri bagaimana para pemuda Indonesia bisa berbuat sekecil apapun untuk bangsa dan Tanah Air tercinta.

Sbagai seorang atlet peraih satu emas, satu perak dan dua perunggu ini juga akan terus fokus untuk meningkatkan kemampuan ke depan agar Indonesia bangkit dan dihargai bangsa lain.

"Hari Sumpah Pemuda adalah hari bersejarah dan merupakan penyemangat bagi kami untuk terus berupaya meningkatkan kemampuan," ujarnya.

Sementara itu peraih perak AG 2018 Anwar Tarra juga sekaligus mengajak para pemuda dan pemudi Indonesia untuk bersama-sama bekerja keras dan berprestasi dalam bidang apapun baik olahraga, seni budaya ataupun sains.

"Saya berharap para pemuda pemudi Indonesia di masa yang akan datang untuk lebih greget dan termotivasi membela Tanah Air. Bahkan bisa memberikan prestasi yang membanggakan," kata pedayung senior asal Sulsel tersebut.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026