Penjual "Jalangkote" viral ikut hormat upacara HUT RI di Parepare

id viral,video penjual jalangkote,hut ke-74 ri,hairil mukminim,smk 1 parepare,viral ikut hormat upacara HUT RI

Hairil bersama sejumlah temannya mengikuti aktifitas belajar di Sekolahnya di SMK 1 Parepare. Sulawesi Selatan, Senn (19/8/2019). ANTARA Fofo/HO/Zulkifli

Parepare (ANTARA) - Video seorang penjual "jalangkote" atau asongan menjadi viral di media sosial saat ikut hormat pada upacara perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, pada 17 Agustus 2019.

Video yang menggambarkan seorang anak ikut hormat saat upacara peringatan HUT ke-74 RI merupakan siswa SMK I Parepare bernama Hairil Mukminim, video berdurasi 15 detik ini viral setelah di unggah di media sosial, dengan hastag Patriot Millenial direkam seorang warga di halaman kantor cabang BRI Kota Parepare.

"Penghormatan itu saya lakukan secara spontan dan refleks saat saya melintas dan liat sejumlah karyawan hormat saya juga langsung ikut hormat," kata Hairil pelajar kelas 2 saat ditemui di SMK I Parepare, Jl Bau Massepe, Senin.

Hairil merupakan putra dari Herul (sopir petepete) dan masni ini tidak mengetahui kalau videonya menjadi Viral di medsos.

"Saya tidak tahu kalau ada yang rekam, saya baru tahu kalau video itu viral dari teman sekolah pada hari Sabtu (17/8) mengatakan Hairil viral, Hairil viral" katanya.

Hairil juga menambahkan, tindakannya yang ia lakukan ini sebagai bentuk nasionalisme dan penghargaan kepada para pahlawan dalam memperingati HUT ke-74 RI.

"ini sebagai bentuk nasionalis dan patriotis untuk menghargai para pahlawan yang telah berjuang untuk Kemerdekaan Republik Indonesia," tambahnya.

Hairil, yang setiap harinya berjulan jalangkote setelah pulang sekolah ini merupakan siswa yang masuk kategori tidak mampu dan sempat mendapatkan beasiswa saat duduk di bangku kelas satu.

Kepala Sekolah SMK 1 Parepare Anwar Nur, Mengapreasiasi tindakan yang di lakukan Hairil.

"Kami mengapresiasi tindakan yang dia lakukan dan semoga ini menjadi teladan bagi siswa lainnya dari yang tidak bagus menjadi bagus," Pungkasnya.

Menurut Anwar, siswanya tersebut termasuk kategori yang tidak mampu, dia berjualan itu untuk membantu orang tuanya.
 
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar