Makassar (ANTARA) - Balai Besar Veteriner Maros memiliki fasilitas laboratorium untuk menguji sampel swab SARSCoV-2 atau COVID-19 sehingga ditetapkan menjadi salah satu laboratorium penguji sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.02.02/MENKES/234/2020.
Kadis Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari di Makassar, Jumat, menyatakan menyambut baik keluarnya Surat Edaran Kemenkes itu tentang Pedoman Pemeriksaan RT-PCR SARSCoV-2 bagi Laboratorium di Lingkungan Rumah Sakit dan Laboratorium lain yang Melakukan Pemeriksaan COVID-19 itu.
Melalui Surat Edaran yang ditandatangani Menkes Dr Terawan Agus, kata Ichsan, salah satu poinnya adalah untuk memudahkan akses mempercepat pelaksanaan uji RT-PCR spesimen Covid-19 terhadap pasien dalam pengawasan (PDP) dan hasil pelacakan epidemiologis.
Surat Edaran itu, katanya, dimaksudkan untuk memperoleh kesamaan persepsi tentang persyaratan laboratorium pemeriksa COVID-19 melalui uji RT-PCR SARSCoV-2, baik dari aspek prasarana, sarana, peralatan dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) dan mendekatkan akses laboratorium pemeriksa COVID-19 sehingga kecepatan pemeriksa uji RT-PCR SARSCoV-2 terhadap PDP dan orang tanpa gejala (OTG) dapat terpenuhi dengan baik.
Dia mengatakan, laboratorium pemeriksa SARSCoV-2 dengan metode swab test RT-PCR yang menjadi acuan negara-negara di dunia yang dikeluarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kini ada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dengan demikian, Ichsan berharap puluhan tenaga kesehatan di Maros yang diminta isolasi mandiri akibat tertular dari seorang dokter positif COVID-19, ke depan tidak harus lagi menunggu lama untuk menjalani uji swab dan langsung mendapatkan penanganan selanjutnya.
Kadis Kesehatan Sulsel mengatakan, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah merilis Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK), yang diantaranya untuk laboratorium klinik/medik (LM) sejumlah 71 unit dan laboratorium penguji (LP) sebanyak 1.366 unit. Seluruh LM ini telah menerapkan SNI ISO 15189:2012 laboratorium medik – Persyaratan khusus untuk mutu dan kompetensi yang merupakan adopsi identik dari ISO 15189:2012 Medical laboratories – Particular requirements for quality and competence.
Dari sejumlah laboratorium tersebut, katanya, Balai Veteriner Maros, Sulawesi Selatan, masuk dalam kategori LP yang memiliki fasilitas BSL 2/BSL 2 plus dan alat PCR.
Sementara berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pada 10 April 2020 tercatat sudah 167 orang yang positif COVID-19 di Sulsel. Jumlah tersebut menggeser posisi Jawa Tengah yang sebelumnya berada pada peringkat kelima secara nasional.


