Polman, Sulbar (ANTARA News) - Penyanyi dangdut nasional asal Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang terkenal melalui Kontes Dangdut TPI, Nurdin KDI, diminta untuk tetap mendampingi Pasangan Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga hingga akhir masa kampanye.
Kandidat calon Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Polman, Senin, mengatakan, dirinya telah meminta Nurdin KDI untuk tetap mengawal seluruh kampanye yang akan dilakukan pasangan AAS-Aladin hingga masa kampanye barakhir.
"Saya mengakui, Nurdin KDI merupakan salah satu ikon dangdut masyarakat Sulbar dan sangat digemari saat melantunkan lagu-lagunya di panggung, sehingga membuat seluruh penonton terhipnotis dibuatnya," ungkapnya.
Untuk itulah, AAS menjamin seluruh simpatisan dan pendukung pasangan AAS-Aladin akan tetap dihibur penampilan Nurdin KDI pada setiap kampanye yang dilakukan pada lima kabupaten di Sulbar.
Permintaan untuk tetap menampilkan Nurdin dalam setiap kampanye, menurut AAS, dilakukan sebab mayoritas warga Sulbar menggemari lagu dangdut dan kebetulan terdapat salah satu kegemaran warga Sulbar yang sudah terkenal di seluruh nusantara yaitu Nurdin.
"Dalam setiap kampanye, bukan hanya pendidikan politik yang kita lakukan, namun kami juga memberikan hiburan kepada seluruh pendukung dan simpatisan agar tidak jenuh mengikuti kampanye," tuturnya.
Sementara itu, Nurdin KDI mengaku sangat bangga menerima ajakan AAS untuk mendampingi seluruh kampanye yang diselenggarakannya, sebab hal tersebut merupakan kesempatan untuk bertemu dengan ribuan pendukungnya di Sulbar.
Dalam beberapa deklarasi yang diselenggarakan pasangan AAS-Aladin, Nurdin tidak segan-segan mengajak AAS duet menyanyikan tembang dangdut kesenangan AAS dan Aladin.
Dua pekan terakhir, pasangan AAS-Aladin telah melakukan deklarasi di dua kabupaten yaitu Kabupaten Mejene serta Kabupaten Polewali Mandar dan selama itu pula, Nurdin hadir menghibur seluruh pendukung dan simpatisan AAS-Aladin.
Bukan hanya Nurdin, AAS juga menghadirkan beberapa artis KDI terkenal asal Sulawesi Selatan dan Sulbar, semuanya itu untuk memberikan apresiasi kepada pendukungnya yang rela datang dalam setiap acara deklarasi dan kempanya yang diselenggarakan tersebut.
Setelah Majene dan Polman, deklarasi pasangan AAS-Aladin akan dilanjutkan di Kabupaten Mamuju, tanggal 26 Juli, dan deklarasi ini dianggap sebagai deklarasi akbar, sebab dilakukan di ibu kota provinsi dengan penggalangan puluhan ribu massa pendukung dan simpatisan AAS-Aladin. (T.PSO-284/F003)

