Mamuju (ANTARA News) - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Sulawesi Barat berupaya merekrut penyanyi dangdut Nurdin KDI untuk menjadi bakal calon anggota legislatif dari partai itu.
"Memang kami inginkan Nurdin masuk dalam deretan bakal calon anggota DPRD pada Pemilu 2014. Namun hingga kini belum bisa dipastikan karena yang bersangkutan belum memberikan jawaban yang pasti,"kata Ketua Badan Pemenangan PKS Sulbar H Hajrul Malik di Mamuju, Senin.
Menurut Hajrul, jika Nurdin bersedia menjadi caleg, maka PKS berpeluang besar merebut satu kursi DPRD Sulbar untuk daerah pemilihan Kabupaten Majene.
"Saya rasa nama Nurdin selaku juara pertama Kontes Dangdut Indonesia sudah dikenal masyarakat Indonesia, apalagi di kampung halamannya di Majene," ungkap Hajrul.
Karena itu, kata dia, PKS akan berupaya membangun komunikasi untuk mempertanyakan kesiapan Nurdin bergabung dengan partai ini dalam Pemilu 2014.
"Dari lima kabupaten di Sulbar hanya Kabupaten Majene yang nyaris tidak memiliki keterwakilan di parlemen. Kita harap Nurdin berkeinginan terjun dalam dunia politik bersama PKS," kata dia.
Hajrul mengakui pihaknya memilih Nurdin dengan harapan bisa meningkatkan perolehan suara partai.
Hajrul mengatakan, selama ini pihaknya juga telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan perolehan suara dalam pemilu mendatang, antara lain dengan meningkatkan kegiatan kampanye dialogis.
"Sejak enam bulan terakhir ini kami telah melakukan kegiatan kampanye dialogis ke lima kabupaten. Ini kami lakukan karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum mengatur mekanisme yang jelas terkait masa kampanye itu sendiri," ujarnya.
Anggota DPRD Mamuju dua periode ini mengatakan, kampanye dialogis yang telah dilakukan diantaranya di Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju, serta direncanakan di kabupaten lainnya yakni Majene, Polewali Mandar, dan Mamuju Utara.
Saat ini, kata dia, pihaknya juga telah melaksanakan penjaringan bakal caleg.
"Penjaringan ini mengutamakan kader internal partai, namun kami juga menjaring calon dari eksternal atau tokoh-tokoh masyarakat yang memiliki kans besar meraih dukungan suara dari pemilih," pungkasnya.
(T.KR-ACO/S024)

