
Pemkab Majene Sulbar luncurkan pagelaran rutin seni budaya

Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata meluncurkan pelaksanaan pagelaran rutin seni budaya.
Wakil Bupati Majene Arismunandar, Kamis menyampaikan apresiasinya pada peluncuran pagelaran rutin seni budaya yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tersebut.
"Pemkab Majene terus berkomitmen memberdayakan seni budaya daerah, yang juga sebagai benteng yang kuat memperkokoh kepribadian Mandar Majene," kata Arismunandar.
Pada peluncuran pelaksanaan pagelaran rutin seni dan budaya tersebut, menampilkan sejumlah kesenian Mandar yang dibawakan oleh para siswa/siswi di bawah naungan Disdikpora dan Kemenag Majene.
Wabub berharap, kegiatan tersebut dapat dilaksanakan sekali seminggu dan tidak hanya melibatkan peserta didik saja namun membuka ruang bagi seluruh sanggar dan pelaku seni dan budaya yang ada di daerah itu. .
"Kegiatan pagelaran ini baiknya dilaksanakan sekali seminggu dan bukan hanya siswa/siswi saja, tapi membuka ruang bagi para sanggar dan pelaku seni budaya di Majene," terang Arismunandar.
Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Majene Rustam Rauf mengatakan, peluncuran kegiatan pagelaran rutin seni budaya itu sebagai sarana menyalurkan kreativitas siswa/siswi di daerah itu.
Pada peluncuran itu lanjutnya, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga dan Kemenag Majene.
Pada nota kesepahaman itu tambahnya, tidak hanya terkait pelaksanaan pagelaran rutin seni budaya namun juga menjadwalkan kunjungan ke Museum Mandar kepada tiap sekolah di tiap kecamatan dan sekolah dalam naungan Kantor Kementerian Agama.
"Kita perlu bekerja sama dalam hal kunjungan ke Museum Mandar, apalagi ini menjadi satu-satunya di Sulbar. Kalau bukan kita yang melestarikan museum itu, hanya akan tinggal cerita dan jadi mati suri," ujar Rustam Rauf.
Pewarta : Amirullah
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
