Logo Header Antaranews Makassar

Bawaslu : E-voting Bisa Tekan Anggaran Pilkada

Rabu, 17 April 2013 15:17 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad mengatakan pemungutan suara secara elektronik atau e-voting dapat menekan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) sehingga lebih efisien.

"Pelaksanaan e-voting ini sangat baik karena bisa mengefisiensi anggaran pilkada bukan hanya di Bantaeng, tetapi di daerah lain juga. Saya mendorong pelaksanaan e-voting bisa dilakukan di tempat lain," kata Muhammad di Bantaeng, Rabu.

Pilkada Bantaeng menjadi ajang penerapan e-voting untuk pertama kali dalam pemilu di Indonesia. E-voting tersebut disimulasikan secara riil di 42 tempat pemungutan suara (TPS) dari total 361 TPS.

Menurut Muhammad, e-voting sangat efisien dalam hal anggaran pilkada, terutama terkait logistik berupa surat suara. Selain juga dapat mengurangi terjadinya kecurangan terkait perolehan suara masing-masing calon yang bertarung dalam pilkada.

"E-voting sangat baik bila itu diberlakukan, tingkat kecurangan dimungkinkan sangat kecil," papar pria kelahiran Sulsel ini.

Meski demikian, ia mengakui bahwa seperti program yang lain, e-voting juga mempunyai kelemahan yang tentunya harus menjadi perhatian dan mesti dilakukan perbaikan-perbaikan.

Ia mengakui e-voting yang diterapkan di Pilkada Bantaeng baru pertama kali dilakukan di Indonesia. Sebelumnya simulasi e-voting tidak dilaksanakan pada saat berlangsungnya pilkada. Simulasi riil e-voting yang dilaksanakan KPU Kabupaten Bantaeng dinilai berjalan maksimal. Kondisi pascapemilihan juga dinyatakan kondusif.

Electronic voting atau e-voting mengacu pada suatu metode pemungutan suara dan penghitungan suara dalam suatu pemilihan dengan menggunakan perangkat elektronik.

Teknologi ini memungkinkan penyelenggaraan pemungutan suara menjadi lebih hemat dari segi biaya, penghitungan suara yang cepat dengan menggunakan sistem yang aman, mudah untuk dilakukan audit, serta memudahkan pemilih dalam menggunakan hak pilihnya.

Editor : Sigit Pinardi



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026