Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 47 tim dari sejumlah wilayah bersaing menjadi yang terbaik pada pertandingan final regional AQUA Danone Nations Cup atau AQUADNC di Stadion Andi Mattalatta Manttoangin Makassar, 18-19 Januari 2014.
Tim yang berhasil melaju ke final regional Sulawesi Selatan tersebut berasal dari sejumlah daerah di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yakni Ambon (dua tim), Kendari (dua tim), Palu (dua tim), Mamuju, Sulbar (dua tim) serta Polman Sulbar yang meloloskan empat tim.
Panitia Pelaksana Piala Danone Regional Sulsel Bustamin, di Makassar, Sabtu, mengatakan Sulsel selaku tuan rumah berhasil menempatkan wakilnya lebih banyak yang berasal dari Kota Makassar (delapan tim), Kabupaten Bantaeng (empat tim), Takalar(tiga tim), serta Pangkep dengan empat tim.
"Selebihnya ada Parepare( 4 tim), Enrekang(4 tim), Soppeng(4 tim), Wajo (3 tim) serta Kabupaten Bone yang mewakilkan dua tim untuk memperebutkan satu tiket tampil di final di Jakarta, Juni 2014," jelasnya.
Untuk pelaksanaan hari pertama, kata dia, seluruh tim pada setiap grup akan saling berhadapan untuk mendapatkan tiket 16 besar yang akan digelar Minggu (19/1).
"Sistem kompetisinya sendiri tetap seperti sebelumnya dengan menggunakan waktu 1X15 menit. 16 tim terbaik akan lolos akan kembali bertarung untuk memperebutkan satu tiket mewakili regional Sulsel di Jakarta," katanya.
Brand Director Danone AQUA Febby Intan, mengatakan anak Indonesia melalui ajang ini akan mendapatkan kesempatan yang sama seperti pemain kelas dunia untuk merasakan bermain sepak bola membela negara di pentas dunia.
Pemenang dari babak final regional Sulawesi Selatan, akan mewakili daerahnya untuk dapat melaju ke babak final nasional di Jakarta, Juni 2014. Selanjutnya juara final nasional berhak membawa nama Indonesia di Final Dunia berhadapan dengan tim dari 31 negara lainnya di Brasil, Oktober 2014.
Selain mewakili Indonesia, tim pemenang sekaligus akan mendapat pelatihan langsung dari mantan pelatih Timnas senior asal Brasil, Jacksen F.Tiago.
Tahun ini, kata dia, pihaknya menargetkan kenaikan peserta lebih dari 50 persen dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2013, tercatat 5.766 tim atau lebih dari 63.000 anak yang mendaftarkan diri untuk festival ini.
"Untuk Indonesia yang lebih baik, Danone AQUA telah menyelenggarakan AQUADNC konsisten selama 12 tahun. Kami ingin menyatukan anak-anak Indonesia yang memiliki kecintaan terhadap sepakbola untuk mewujudkan mimpi mereka," kata Febby.
Menurut dia, AQUADNC dibuka untuk seluruh anak Indonesia, baik dari Sekolah Sepak Bola (SSB) maupun Sekolah Dasar (SD).
AQUADNC sejauh ini telah melahirkan pemain-pemain berbakat yang sudah memberikan kontribusi bagi sepak bola Nasional, seperti, para pemain yang tergabung dalam U-23 diantaranya Rasyid Bakri yang berasal dari PSM Makassar, Andritany Ardhiyasa dari Persija Jakarta, serta Andik Vermansyah dari Persebaya Surabaya.
Selain itu adapula Muchlis Hadi Ning Syaifullah dari Parsekap Pasuruan yang tergabung dalam pemain Timnas U-19 serta Asnawi Mangku Alam, kapten Indonesia final dunia Madrid 2011, membuahkan prestasi sebagai pemain U-16 sekaligus menjadi bagian dari tim yang menempati posisi Runner Up Piala AFF Myanmar.
Khusus tim asal Makassar pernah menjadi juara nasional AQUADNC selama 3 tahun beruntun yakni 2004-2006 dan juara nasional pada tahun 2011.
Tidak hanya menjadi juara nasional, tim Makassar ini juga membawa nama harum Indonesia di Final Dunia 2005 dengan meraih gelar sebagai The Best Attack Team dan memecahkan rekor gol terbanyak sepanjang sejarah AQUADNC dengan jumlah 24 gol. Y Alfrin

