• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews makassar
Sabtu, 17 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews makassar
Logo Small Fixed Antaranews makassar
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemkab Sumenep : Energi hijau kembangkan ekonomi Kangean

      Pemkab Sumenep : Energi hijau kembangkan ekonomi Kangean

      Jumat, 16 Januari 2026 17:14

      Nelayan lansia hilang di perairan Siwa Wajo

      Nelayan lansia hilang di perairan Siwa Wajo

      Kamis, 15 Januari 2026 15:39

      Antaranews sabet lagi Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Antaranews sabet lagi Adam Malik Awards untuk media daring terbaik

      Rabu, 14 Januari 2026 15:53

      Menko Airlangga sebut pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk MBG di 2026

      Menko Airlangga sebut pemerintah siapkan Rp335 triliun untuk MBG di 2026

      Rabu, 14 Januari 2026 4:23

      DJP berhentikan pegawai jadi tersangka KPK

      DJP berhentikan pegawai jadi tersangka KPK

      Minggu, 11 Januari 2026 22:39

  • Hukum
    • PLN UIP Sulawesi amankan aset negara pada PLTU Punagaya Jeneponto

      PLN UIP Sulawesi amankan aset negara pada PLTU Punagaya Jeneponto

      Satpol PP Sulbar sosialisasi soal penegakan perda peredaran rokok ilegal di Pasangkayu

      Satpol PP Sulbar sosialisasi soal penegakan perda peredaran rokok ilegal di Pasangkayu

      Polri ringkus buron internasional pelaku pembunuhan di Rumania

      Polri ringkus buron internasional pelaku pembunuhan di Rumania

      Tersangka perambah hutan di Gowa ajukan penangguhan penahanan karena sakit

      Tersangka perambah hutan di Gowa ajukan penangguhan penahanan karena sakit

      Polresta Mamuju dan organisasi mahasiswa teken kesepakatan demonstrasi damai

      Polresta Mamuju dan organisasi mahasiswa teken kesepakatan demonstrasi damai

  • Politik
    • Presiden Prabowo koreksi desain IKN, tambah embung hingga antisipasi karhutla

      Presiden Prabowo koreksi desain IKN, tambah embung hingga antisipasi karhutla

      Kesbangpol Sulbar ajak partai politik bangun demokrasi sehat

      Kesbangpol Sulbar ajak partai politik bangun demokrasi sehat

      KPU Makassar sosialisasikan pendidikan politik bagi pemilih pemula di sekolah

      KPU Makassar sosialisasikan pendidikan politik bagi pemilih pemula di sekolah

      Kata Yusril, Pilkada lewat DPRD permudah pengawasan money politic

      Kata Yusril, Pilkada lewat DPRD permudah pengawasan money politic

      Diskominfo Sulbar dan Pemkab Mateng kerja sama replikasi aplikasi WFA

      Diskominfo Sulbar dan Pemkab Mateng kerja sama replikasi aplikasi WFA

  • Daerah
    • Pemprov Sulsel salurkan bantuan pada korban puting beliung di Pangkep

      Pemprov Sulsel salurkan bantuan pada korban puting beliung di Pangkep

      Pemkab Sidrap distribusikan 80 ton telor untuk MBG

      Pemkab Sidrap distribusikan 80 ton telor untuk MBG

      Pemkab Gowa menyerahkan 3.608 sertifikat PTSL kepada masyarakat

      Pemkab Gowa menyerahkan 3.608 sertifikat PTSL kepada masyarakat

      UMI siapkan SDM unggul dukung  PSN Presiden Prabowo

      UMI siapkan SDM unggul dukung PSN Presiden Prabowo

      Masyarakat bersama TNI di Gowa bersihkan saluran air antisipasi banjir

      Masyarakat bersama TNI di Gowa bersihkan saluran air antisipasi banjir

  • Lintas Daerah
    • Gempa magnitudo 4,5 guncang Kabupaten Tolitoli Sulteng Jumat malam

      Gempa magnitudo 4,5 guncang Kabupaten Tolitoli Sulteng Jumat malam

      Pemprov Sulbar berupaya tekan angka kemiskinan turun satu persen setiap tahun

      Pemprov Sulbar berupaya tekan angka kemiskinan turun satu persen setiap tahun

      Tanggul Sungai Kalimalang jebol akibatkan wilayah Kerawang kebanjiran

      Tanggul Sungai Kalimalang jebol akibatkan wilayah Kerawang kebanjiran

      Siklon Tropis Nokaen di perairan Indonesia picu hujan dan gelombang laut tinggi

      Siklon Tropis Nokaen di perairan Indonesia picu hujan dan gelombang laut tinggi

      PN Bulukumba tolak gugatan sengketa lahan adat Kajang, penggugat justru dihukum

      PN Bulukumba tolak gugatan sengketa lahan adat Kajang, penggugat justru dihukum

  • Gaya Hidup
    • Hujan ringan guyur mayoritas kota besar RI pada Jumat, Makassar gerimis

      Hujan ringan guyur mayoritas kota besar RI pada Jumat, Makassar gerimis

      Tidak jujur soal kesehatan, enam calon petugas haji dipulangkan dari diklat

      Tidak jujur soal kesehatan, enam calon petugas haji dipulangkan dari diklat

      Persekutuan Oikumene Pelindo kuatkan tali kasih saat Natal

      Persekutuan Oikumene Pelindo kuatkan tali kasih saat Natal

      BPBD Makassar-Yonsipur sediakan teknologi air bersih

      BPBD Makassar-Yonsipur sediakan teknologi air bersih

      Jamaluddin Jompa kembali terpilih jadi Rektor Unhas 2026-2030

      Jamaluddin Jompa kembali terpilih jadi Rektor Unhas 2026-2030

  • Ekonomi
      • Jasa
      • Bisnis
      • Wisata
      • Kuliner
      OJK Sulselbar dan Unismuh Makassar dorong literasi keuangan syariah

      OJK Sulselbar dan Unismuh Makassar dorong literasi keuangan syariah

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah

      Menkeu Purbaya tambah DAU Rp7,66 triliun untuk THR dan gaji ke-13 guru ASN daerah

      Aivolusi 5G Indosat perkuat ekosistem digital Makassar

      Aivolusi 5G Indosat perkuat ekosistem digital Makassar

      Warga Makassar merespons positif uji coba bus Trans Sulsel

      Warga Makassar merespons positif uji coba bus Trans Sulsel

      Gubernur Sulsel serahkan bantuan kapal penangkap ikan bagi nelayan di PPI Bone

      Gubernur Sulsel serahkan bantuan kapal penangkap ikan bagi nelayan di PPI Bone

      Gubernur Sulsel \"ground breaking\" pembangunan jalan poros Tanabatue-Palattae Bone

      Gubernur Sulsel "ground breaking" pembangunan jalan poros Tanabatue-Palattae Bone

      Bus Trans Sulsel gantikan operasional Teman Bus

      Bus Trans Sulsel gantikan operasional Teman Bus

      Fasilitas pendukung wisata Karst Rammang-Rammang butuh revitalisasi

      Fasilitas pendukung wisata Karst Rammang-Rammang butuh revitalisasi

      Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru

      Kemenpar tugaskan Poltekpar Makassar pantau destinasi wisata hadapi libur Nataru

      LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA promosi budaya dan ekraf lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      Dinas Pariwisata merumuskan pengembangan pariwisata halal di Sulbar

      Dinas Pariwisata merumuskan pengembangan pariwisata halal di Sulbar

      Pertanian perkotaan Bukit Baruga jadi percontohan ketahanan pangan

      Pertanian perkotaan Bukit Baruga jadi percontohan ketahanan pangan

      Makanan khas Sulsel \"Pallu Ce\'la\" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025

      Makanan khas Sulsel "Pallu Ce'la" dilombakan di Festival Beautiful Malino 2025

      Bupati Gowa resmikan Pusat Kuliner Malino di kawasan puncak

      Bupati Gowa resmikan Pusat Kuliner Malino di kawasan puncak

      Revitalisasi Pasar Ikan Rajawali di Makassar perlu dilakukan

      Revitalisasi Pasar Ikan Rajawali di Makassar perlu dilakukan

  • Olahraga
      • Umum
      • Cabang Olahraga
      Bobotoh harus jadi tuan rumah yang baik saat lawan Persija

      Bobotoh harus jadi tuan rumah yang baik saat lawan Persija

      Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako

      Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako

      PSG tak sabar lakoni derbi Paris kontra Paris FC

      PSG tak sabar lakoni derbi Paris kontra Paris FC

      Pembangunan Stadion Jeneponto hampir selesai

      Pembangunan Stadion Jeneponto hampir selesai

      PSG hantam Lille 3-0, Dembele cetak dua gol

      PSG hantam Lille 3-0, Dembele cetak dua gol

      Atalanta hanya bermain 1-1 kontra Pisa

      Atalanta hanya bermain 1-1 kontra Pisa

      Manchester City sepakat membeli Marc Guehi dari Crystal Palace

      Manchester City sepakat membeli Marc Guehi dari Crystal Palace

      Marc-Andre ter Stegen semakin dekat tinggalkan Barcelona gabung Girona

      Marc-Andre ter Stegen semakin dekat tinggalkan Barcelona gabung Girona

  • Internasional
    • Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland

      Perkuat satuan militer, Prancis segera kerahkan pasukan darat, laut, udara ke Greenland

      Menkeu Prancis ingatkan AS, Greenland negara berdaulat  tak boleh dipermainkan

      Menkeu Prancis ingatkan AS, Greenland negara berdaulat tak boleh dipermainkan

      Teheran tidak akan diam hadapi ancaman AS

      Teheran tidak akan diam hadapi ancaman AS

      AS hentikan sementara penerbitan visa imigran dari  75 negara

      AS hentikan sementara penerbitan visa imigran dari 75 negara

      AS perintahkan warganya segera tinggalkan Iran

      AS perintahkan warganya segera tinggalkan Iran

  • Sejagat
    • Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

      Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

      Unismuh workshop K3 perkuat kampus berstandar internasional

      Unismuh workshop K3 perkuat kampus berstandar internasional

      Ratusan penderita TBC ditemukan di Rutan dan Lapas Sulsel

      Ratusan penderita TBC ditemukan di Rutan dan Lapas Sulsel

      Menag luncurkan Eco-Pesantren di Bone dukung kemandirian pesantren

      Menag luncurkan Eco-Pesantren di Bone dukung kemandirian pesantren

      Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

      Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh

  • Artikel
      • Profil
      • Opini
      • Cerita Sejarah
      Malik bersama Nexdev mengukir asa jangkau wilayah 3T

      Malik bersama Nexdev mengukir asa jangkau wilayah 3T

      Kak Seto dan kasih sayang pada anak

      Kak Seto dan kasih sayang pada anak

      Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI

      Profil Dudung Abdurachman sebagai Ketua KKIP dan penasihat pertahanan RI

      SMM perumahan berbasis lingkungan dukung RTH Makassar

      SMM perumahan berbasis lingkungan dukung RTH Makassar

      Menyoal pekerja gaji Rp10 juta bebas PPh 21

      Menyoal pekerja gaji Rp10 juta bebas PPh 21

      Bangga jadi Makassar, tapi tak bisa bicara Makassar

      Bangga jadi Makassar, tapi tak bisa bicara Makassar

      NPD di sekitar kita, bagaimana cara mengatasinya?

      NPD di sekitar kita, bagaimana cara mengatasinya?

      Hoaks, ancaman berbahaya kedua bagi korban bencana Sumatera-Aceh

      Hoaks, ancaman berbahaya kedua bagi korban bencana Sumatera-Aceh

      Baznas salurkan paket Lebaran ke mustahik di perbatasan Sulut

      Baznas salurkan paket Lebaran ke mustahik di perbatasan Sulut

      Sepak bola saat pandemi, merayakan pesta dalam sepi

      Sepak bola saat pandemi, merayakan pesta dalam sepi

      Kisah orang Jawa yang tidak jadi bagian dari  Melayu

      Kisah orang Jawa yang tidak jadi bagian dari Melayu

      Mengulik sejarah tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto

      Mengulik sejarah tambang batu bara Ombilin di Sawahlunto

  • Foto
    • FOTO - Kebakaran belasan unit kios di Kendari

      FOTO - Kebakaran belasan unit kios di Kendari

      FOTO - Penyesuaian tarif Tol Makassar

      FOTO - Penyesuaian tarif Tol Makassar

      FOTO - Layanan bus Trans Mamminasata berhenti beroperasi

      FOTO - Layanan bus Trans Mamminasata berhenti beroperasi

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Alokasi pupuk bersubsidi 2026 di Sulsel

      FOTO - Perluasan lahan TPA Antang Makassar

      FOTO - Perluasan lahan TPA Antang Makassar

  • Video
    • Sembilan sekolah rakyat di Sulsel mulai masuk tahap konstruksi

      Sembilan sekolah rakyat di Sulsel mulai masuk tahap konstruksi

      Percepat temuan kasus TBC Sulsel, Kemenkes beri bantuan alat rontgen

      Percepat temuan kasus TBC Sulsel, Kemenkes beri bantuan alat rontgen

      BMKG peringatkan cuaca ekstrem 10 Hari, wilayah Sulsel diminta waspada

      BMKG peringatkan cuaca ekstrem 10 Hari, wilayah Sulsel diminta waspada

      Wisatawan ke Sulsel lampaui target, pemerintah siapkan strategi 2026

      Wisatawan ke Sulsel lampaui target, pemerintah siapkan strategi 2026

      Subsidi bus terhenti, pemprov komitmen lanjutkan Trans Sulsel

      Subsidi bus terhenti, pemprov komitmen lanjutkan Trans Sulsel

Logo Header Antaranews Makassar

Disrupsi sunyi, Bagaimana AI menyabotase kemandirian generasi muda

id AI,artificial intelligence,akal imitiasi,disrupsi,kemandirian Oleh Ressa Uli Patrissia *) Rabu, 9 Juli 2025 17:05 WIB

Image Print
Disrupsi sunyi, Bagaimana AI menyabotase kemandirian generasi muda

Ilustrasi. (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Jakarta (ANTARA) - Pernahkah kita bertanya, sejak kapan kita menyerahkan keputusan kecil dalam hidup kita kepada teknologi? Mulai dari rute tercepat ke kantor, ide caption Instagram, bahkan pilihan menu makan malam, semuanya bisa dijawab oleh akal imitasi (Artificial Intelligence/AI).

Kini, generasi muda tumbuh dalam dunia yang tidak hanya menawarkan jawaban instan, tetapi juga menyuapi pilihan, tanpa memberi ruang untuk berpikir panjang.

Kemandirian, yang dulu dianggap sebagai kualitas penting dalam proses kedewasaan, perlahan-lahan terkikis. Kita menyebutnya kemudahan, otomatisasi, atau bahkan inovasi. Namun di balik istilah-istilah canggih itu, sedang terjadi disrupsi sunyi terhadap kebiasaan berpikir, bernalar, dan mengambil keputusan secara mandiri.

AI tidak datang seperti badai yang menghancurkan secara frontal. Ia merayap pelan, masuk ke ruang-ruang mikro kehidupan sehari-hari: menyusun jadwal belajar, memilih musik sesuai mood, hingga menyarankan template CV. Semuanya terdengar efisien, tapi sesungguhnya sedang terjadi pergeseran mendalam dalam cara kita menjadi manusia yang merdeka secara intelektual dan emosional.

Dalam dunia pendidikan, misalnya, ChatGPT dan tools serupa makin sering digunakan untuk mengerjakan tugas-tugas akademik. Mahasiswa tidak perlu lagi membaca referensi panjang; cukup beri prompt, maka AI akan merangkumnya. Akibatnya, proses belajar tidak lagi berbasis pemahaman, melainkan hasil instan.

Fenomena ini diperkuat oleh sistem pendidikan yang belum adaptif. Di tengah tuntutan zaman yang serba cepat, guru dan dosen pun ikut tergoda untuk menilai dari output, bukan proses. Maka, wajar jika generasi pelajar sekarang lebih mahir merancang prompt daripada merancang argumen.

Di ranah emosional, kemandirian pun perlahan terkikis. Aplikasi seperti Replika atau AI companion lainnya mulai menggantikan fungsi teman curhat. Meskipun menawarkan ruang aman dan tanpa penghakiman, aplikasi ini menciptakan zona nyaman semu yang tidak mengajarkan bagaimana menghadapi konflik relasi nyata.

Generasi muda menjadi sangat akrab dengan respons-respons algoritmis yang predictably positif. Sementara di kehidupan nyata, interaksi sosial menuntut empati, kompromi, bahkan kadang menyakitkan. Ketika AI menjadi substitusi interaksi, maka daya tahan terhadap realitas sosial pun ikut menurun.

Ketergantungan ini bisa dijelaskan melalui fenomena learned helplessness digital — kondisi psikologis di mana individu merasa tidak perlu belajar sesuatu karena AI akan selalu menyediakan jawaban. Akibatnya, kepercayaan diri untuk memecahkan masalah berkurang drastis.

Dalam jangka panjang, hal ini berbahaya bagi pembangunan karakter. Proses tumbuh dewasa seharusnya melibatkan latihan berpikir mandiri, membuat kesalahan dan memperbaikinya. AI menawarkan shortcut yang justru memangkas tahap-tahap penting tersebut.

Bukan berarti AI sepenuhnya buruk. Teknologi ini jelas membantu dalam efisiensi waktu dan pekerjaan. Namun yang perlu digarisbawahi adalah cara kita menggunakannya, dan apa yang kita korbankan dalam proses itu.

Menurut kajian dari Pew Research Center tahun 2023, sekitar 46 persen generasi Z di Amerika merasa lebih percaya pada hasil algoritma dibanding intuisi pribadi. Hal ini menunjukkan pergeseran kepercayaan dari dalam diri ke luar diri—sebuah tren yang mengkhawatirkan.

Di Indonesia, situasinya tidak jauh berbeda. Platform-platform edukasi, keuangan, hingga relasi interpersonal berbasis AI makin populer di kalangan anak muda urban. Mereka lebih nyaman "dibantu" daripada mencari sendiri.

Yang ironis, kecanggihan AI seharusnya menjadi alat bantu untuk memperkuat kapasitas manusia, bukan mengambil alih sepenuhnya. Namun, karena didekati tanpa refleksi kritis, AI malah menjadi penopang ketergantungan.

Kita sedang menyaksikan perubahan makna "kemandirian". Dahulu, mandiri berarti mampu berpikir, memutuskan, dan bertanggung jawab. Kini, dalam dunia digital, mandiri justru bisa berarti "tahu tools apa yang digunakan"—bukan memahami, tapi mengoperasikan.

Dalam perspektif budaya, ini mencerminkan pergeseran nilai dari proses ke hasil. Masyarakat semakin menghargai efisiensi dan hasil instan, mengorbankan proses belajar yang esensial bagi pertumbuhan mental.

Ini menjadi tantangan besar bagi orang tua dan pendidik. Tidak cukup hanya melarang penggunaan AI. Justru yang dibutuhkan adalah literasi kritis—mampu bertanya, "mengapa saya perlu bantuan AI dalam hal ini?" atau "apa yang saya lewatkan jika AI yang mengerjakan?"

Literasi digital harus melampaui kemampuan teknis. Ia harus mencakup kesadaran etis dan eksistensial: bagaimana teknologi mempengaruhi jati diri kita, kapasitas kita berpikir, dan otonomi kita sebagai individu.

Saat ini, banyak startup dan platform teknologi menggaungkan jargon AI for humanity. Tapi dalam praktiknya, narasi ini sering kali menyembunyikan niat komersial yang menjadikan manusia sebagai data dan algoritma sebagai pengendali keputusan.

Jika generasi muda tidak memiliki kesadaran kritis terhadap ini, mereka akan tumbuh sebagai konsumen pasif dari sistem teknologi, bukan sebagai subjek aktif yang membentuk masa depannya sendiri.

Maka, urgensinya bukan lagi soal mengenal AI, tetapi mengembangkan etika penggunaan AI. Bukan sekadar tahu caranya, tapi tahu kapan perlu dan kapan tidak.

Kita butuh pendidikan reflektif, bukan hanya STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Kita butuh filsafat dan humaniora yang bisa mengajarkan cara berpikir mendalam di tengah banjir informasi dan solusi instan.

Kita juga perlu ruang-ruang diskusi publik, baik daring maupun luring, untuk membahas dampak AI secara sosiologis dan psikologis. Bukan hanya soal kecanggihan, tapi juga soal siapa yang dikorbankan dalam kemajuan ini.

Pemerintah dan regulator juga harus hadir. Bukan hanya dengan regulasi teknis, tapi juga kebijakan pendidikan yang memprioritaskan penguatan karakter, bukan sekadar pencapaian akademis.

Dan itu hanya bisa dicapai jika kesadaran kritis ditanamkan sejak dini.

Sebab, jika tidak kita sadari, disrupsi itu akan terus berlanjut—sunyi, pelan, namun sistematis. Dan saat kita menyadarinya, mungkin kita sudah kehilangan kemampuan paling dasar sebagai manusia: untuk memilih secara sadar dan merdeka.

*) Ressa Uli Patrissia, Mahasiswa Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Sahid dan Business Support Manager Provisio Consulting



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disrupsi sunyi: Bagaimana AI menyabotase kemandirian generasi muda



COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Komdigi latih ratusan pengusaha pemula soal pemasaran digital berbasis AI

Komdigi latih ratusan pengusaha pemula soal pemasaran digital berbasis AI

Sabtu, 2 Agustus 2025 15:08 Wib

Kemkomdigi mengajak pemangku kepentingan lain dalam perumusan regulasi AI

Kemkomdigi mengajak pemangku kepentingan lain dalam perumusan regulasi AI

Selasa, 7 Januari 2025 10:45 Wib

Guru di Sulsel terapkan teknologi AI bangun pemahaman Analitis-Logis siswa

Guru di Sulsel terapkan teknologi AI bangun pemahaman Analitis-Logis siswa

Senin, 25 November 2024 18:41 Wib

Mendikdasmen menyiapkan mata pelajaran AI dan coding jenjang SD hingga SMP

Mendikdasmen menyiapkan mata pelajaran AI dan coding jenjang SD hingga SMP

Senin, 11 November 2024 11:21 Wib

KPTIK mengingatkan potensi penyalahgunaan AI pada tindak pidana terorisme

KPTIK mengingatkan potensi penyalahgunaan AI pada tindak pidana terorisme

Jumat, 26 Juli 2024 14:35 Wib

Presiden Jokowi : Jangan takut dengan kecerdasan buatan

Presiden Jokowi : Jangan takut dengan kecerdasan buatan

Jumat, 15 September 2023 12:28 Wib

Pengamat: Kecerdasan buatan bakal mnurunkan jumlah cabang perbankan

Pengamat: Kecerdasan buatan bakal mnurunkan jumlah cabang perbankan

Senin, 19 Juni 2023 14:05 Wib

OJK: Penerapan teknologi AI dibutuhkan untuk perluasan produk dan layanan perbankan

OJK: Penerapan teknologi AI dibutuhkan untuk perluasan produk dan layanan perbankan

Sabtu, 27 Mei 2023 18:13 Wib

  • Terpopuler
Hujan ringan guyur mayoritas kota besar RI pada Jumat, Makassar gerimis

Hujan ringan guyur mayoritas kota besar RI pada Jumat, Makassar gerimis

Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya

Gubernur Sulsel serahkan bantuan kapal penangkap ikan bagi nelayan di PPI Bone

Gubernur Sulsel serahkan bantuan kapal penangkap ikan bagi nelayan di PPI Bone

Teheran tidak akan diam hadapi ancaman AS

Teheran tidak akan diam hadapi ancaman AS

Marc-Andre ter Stegen semakin dekat tinggalkan Barcelona gabung Girona

Marc-Andre ter Stegen semakin dekat tinggalkan Barcelona gabung Girona

  • Top News
Tersangka perambah hutan di Gowa ajukan penangguhan penahanan karena sakit

Tersangka perambah hutan di Gowa ajukan penangguhan penahanan karena sakit

Warga minta gesa perbaikan jalan, Gubernur Sulsel : Sabar

Warga minta gesa perbaikan jalan, Gubernur Sulsel : Sabar

Nelayan lansia hilang di perairan Siwa Wajo

Nelayan lansia hilang di perairan Siwa Wajo

Singkirkan Nigeria lewat adu penalti, Maroko tantang Senegal di final Piala Afrika 2025

Singkirkan Nigeria lewat adu penalti, Maroko tantang Senegal di final Piala Afrika 2025

Polisi tahan perambah hutan lindung di Tombolopao Gowa

Polisi tahan perambah hutan lindung di Tombolopao Gowa

Logo Footer Antaranews makassar
makassar.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
  • Lintas Daerah
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Internasional
  • Sejagat
  • Artikel
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Hukum
    • Politik
      • Daerah
        • Lintas Daerah
          • Gaya Hidup
            • Ekonomi
              • Jasa
              • Bisnis
              • Wisata
              • Kuliner
            • Olahraga
              • Umum
              • Cabang Olahraga
            • Internasional
              • Sejagat
                • Artikel
                  • Profil
                  • Opini
                  • Cerita Sejarah
                • Galeri Foto
                • Video
                notification icon
                Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com