Mamuju (ANTARA) - Pelaksana Koordinator Satuan Pelayanan (Satpel) Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (PVP) Kabupaten Mamuju dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar pelatihan vokasi berbasis kompetensi untuk menyiapkan tenaga kerja dan wirausahawan yang unggul.
Pelaksana Koordinator Satpel PVP Kabupaten Mamuju, Busriadi, di Mamuju, Kamis, mengatakan Satpel PP Kabupaten Mamuju dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulbar melaksanakan pelatihan berbasis kompetensi 2025. untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas.
Ia mengatakan, program tersebut untuk mendukung visi misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Menurut dia, program tersebut diikuti sebanyak 206 orang peserta dengan memberikan pelatihan las, informasi dan teknologi dan pelatihan tata boga.
"Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut berasal enak Kabupaten atau dari seluruh wilayah Sulbar dan pelatihan tersebut menyiapkan beberapa pelatihan pada sejumlah bidang kejuruan, antara lain teknologi informasi dan komunikasi, pariwisata dan perhotelan, refrigerasi, teknik las, serta tata boga," katanya.
Ia menyampaikan, program pelatihan berbasis kompetensi 2025 ini dirancang agar setiap lulusannya mampu terserap di dunia kerja dan membuka usaha mandiri, atau mengikuti program pemagangan baik di dalam maupun luar negeri.
Ia berharap, agar seluruh peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan sebagai modal utama untuk bersaing di pasar kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Ia juga menekankan, pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam merumuskan dan mengembangkan model pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan potensi daerah.
"Pelatihan yang tepat sasaran dan berkelanjutan sangat diperlukan agar dapat menjawab tantangan ketenagakerjaan di Sulbar," katanya.
Ia juga mengajak, agar seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pelatihan, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mendukung pemberdayaan generasi muda menjadi pelaku wirausahawan.
"Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan kualitas sumber daya manusia Sulbar semakin meningkat demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

